16 September 2019, 14:45 WIB

Kim Jong-un Undang Trump ke Pyongyang


Antara | Internasional

AFP/Brendan Smialowski
 AFP/Brendan Smialowski
Pemimpin Koresa Utara Kim Jong-un (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

PEMIMPIN Korea Utara (Korut) Kim Jong-un mengundang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengunjungi Pyongyang. Hal itu diungkapkan Kim dalam surat yang dikirim Agustus lalu. Hal itu diungkapkan, surat kabar Korea Selatan (Korsel), Senin (16/9), mengutip sumber-sumber diplomatik.    

Surat itu merupakan surat kedua yang diterima Trump dari Kim pada bulan lalu di tengah kebuntuan perundingan denuklirisasi antara kedua negara, lebih dulu dibanding peluncuran peluru kendali jarak dekat oleh Korut, pekan lalu.    

Dalam surat kedua yang diteruskan kepada Trump pada pekan ketiga Agustus, Kim menyampaikan keinginannya bertemu dengan Trump di sebuah pertemuan puncak lainnya, menurut satu sumber kepada surat kabar Joongan Libo.   

Gedung Putih, Departemen Luar Negeri AS, dan misi Korut untuk PBB tidak segera menanggapi permintaan komentar.        

Baca juga: Trump Siap Gunakan Opsi Militer untuk Bela Arab Saudi

Trump dan Kim telah bertemu tiga kali sejak Juni tahun lalu untuk membahas cara-cara menyelesaikan krisis program rudal dan nuklir Korut tetapi kemajuan substantif masih sedikit.    

Pasangan itu terakhir bertemu di Zona Demiliterisasi (DMZ), antara kedua Korea, pada Juni dan sepakat memulai kembali negosiasi tingkat kerja yang telah terhenti sejak pertemuan puncak kedua yang tidak berhasil antara kedua pemimpin di Vietnam pada Februari lalu.    

Tembakan rudal jarak pendek, pekan lalu, datang hanya beberapa jam setelah Wakil Menteri Luar Negeri Choe Son Hui mengatakan Korut bersedia melakukan diskusi komprehensif pada akhir bulan ini.    

Trump kemudian mengatakan bersedia bertemu Kim suatu saat pada akhir tahun ini.    

Trump mengatakan pada 9 Agustus dia telah menerima 'surat yang sangat indah' setebal tiga halaman dari Kim dan menambahkan dia bisa mengadakan pertemuan lagi dengannya. (OL-2)

BERITA TERKAIT