16 September 2019, 11:18 WIB

Kekeringan di Jawa Tengah Meluas


Akhmad Safuan | Nusantara

Antara
 Antara
Ilustrasi 

JUMLAH desa di Jawa Tengah yang dilanda kekeringan terus bertambah. Saat ini ada 917 desa tersebar di 31 kabupaten/kota yang dilanda kekeringan. Jumlah ini meningkat dibandingkan bulan sebelumnya sebanyak 896 desa di 30 kabupaten/kota.

"Sudah dua pekan ini kami hanya bisa mengandalkan bantuan air bersih atau membeli dari pedagang keliling, karena air PDAM berhenti," kata Purwanti,38, warga Lemah Abang, Jepara, Senin (16/9).

Kondisi serupa juga diungkapkan Bambang,44, warga Tugu, Demak. Jika sebelumnya masih ada air dari PDAM Desa, saat ini distribusi air terhenti karena kekeringan. Ia pun harus membeli atau menunggu bantuan.

"Air di sini tidak bisa dikonsumsi karena keruh dan terasa asin," kata Bambang.

Kepala BPBD Jawa Tengah Sudaryanto mengatakan semakin panjangnya musim kemarau, secara logis jumlah daerah dilanda kekeringan juga  meningkat. Berbagai antisipasi telah dilakukan untuk mengatasi kekeringan di Jawa Tengah.

"Sudah 11.898 truk tangki atau lebih dari 57,5 juta liter air bersih sudah kami distribusikan," kata Sudaryanto.

baca juga: Kerukunan Umat Beragama Kearifan Lokal Warga Banjarpanepen

Selain bantuan air bersih, berbagai program penanggulangan kekeringan juga dilakukan. Seperti pembuatan sumur hingga bantuan peminjaman pompa air digunakan menyedot air danau atau sungai untuk menjaga air di sawah agar tidak gagal panen. (OL-3)

BERITA TERKAIT