14 September 2019, 07:02 WIB

Usai Hujan, Langit Pekanbaru Agak Cerah


Antara | Nusantara

MI/Rudi Kurniawansyah
 MI/Rudi Kurniawansyah
Kabut asap dari karhutla kian pekat menyelimuti Kota Pekanbaru seiring meningkatnya jumlah titik panas di Riau.

USAI diguyur hujan cukup deras pada Sabtu (14/9) dini hari, langit ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru, terlihat agak cerah. Hujan datang pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Seorang warga Kelurahan Sekip, Kota Pekanbaru, Kiky, bersyukur karena permintaan hujan yang menjadi doa masyarakat setempat terkabul.

"Alhamulillah, hujan ini seolah mengabulkan doa kami," kata Kiky, Sabtu (14/9).

Hujan berlangsung sekitar satu jam sehingga udara pada Sabtu pagi terasa segar tidak seperti beberapa pekan terakhir yang beraroma tajam seperti bekas kebakaran sampah.

Baca juga: Asita Desak Pemprov Riau Segera Atasi Karhutla

Begitu Kiky membuka pintu usai salat Subuh, langit terlihat cerah tidak seperti beberapa pekan terakhir. Meski demikian, aroma asap masih tercium.

"Mudah-mudahan hujan bisa turun lagi agar api di lahan gambut benar-benar padam," harapnya.

Selama beberapa hari udara di Kota Pekanbaru tergolong dengan Indeks Standar Pencemaran Udara mencapai angka 300. Ribuan warga mengalami gangguan kesehatan mulai dari gangguan pernafasan, batuk, iritasi mata, iritasi kulit hingga pusing-pusing akibat pekatnya asap di Kota Pekanbaru dan sejumlah daerah lainnya di Bumi Lancang Kuning ini.(OL-5)

BERITA TERKAIT