13 September 2019, 20:42 WIB

Agus Memastikan KPK tidak akan Resisten Terhadap Pemimpin Baru


Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum

Antara Foto/Dhemas Reviyanto
 Antara Foto/Dhemas Reviyanto
Ketua KPK Agus Rahardjo

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menegaskan jajaran dan seluruh pegawai KPK akan menerima pimpinan baru yang telah dipilih DPR. Agus memastikan KPK tidak akan resisten terhadap pemimpin baru komisi antirasuah periode 2019-2023.

"Dari segi pimpinan (baru) kalau sudah disetujui Presiden dan dilantik, tentu KPK tidak akan melawan," ucap Agus dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (13/9).

Agus didampingi dua komisoner lainnya yakni Laode Muhammad Syarif dan Saut Situmorang.

Agus menyoroti upaya pemberantasan korupsi saat ini memprihatinkan. Terutama mengenai rencana pengesahan revisi Undang-Undang KPK yang dianggap bakal melemahkan, terburu-buru, dan tidak melibatkan KPK. Nasib KPK ke depan dianggap akan suram akibat revisi yang dinilai akan melemahkan.

"Sampai hari ini drafnya (revisi UU KPK) kami tidak tahu. Saya juga mendengar rumor dalam waktu dekat revisi akan disetujui. Kami bertanya-tanya ada kegentingan apa sehingga harus buru-buru disahkan," imbuh Agus.

Laode juga menyayangkan proses revisi UU KPK tergesa-gesa. Menurutnya, poin-poin revisi perlu didudukkan secara jernih dan komprehensif melibatkan semua pihak termasuk KPK. KPK pun sangat berharap perhatian serius dari Presiden.

"Kami tetap akan melaksanakan tugas tapi kami menunggu perintah dari Presiden," ucapnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT