13 September 2019, 10:30 WIB

Bank BTN Tegaskan Bisnis Perseroan Solid dan On Track


Media Indonesia | Ekonomi

DOK.MI/ GINO F HADI
 DOK.MI/ GINO F HADI
Gedung Bank BTN

PT Bank Tabungan Negara (persero) Tbk (BTN) menyatakan perseroan dalam kondisi solid dan performa perusahaan on the track.

Direktur Bank BTN Nixon LP Napitupulu memastikan tidak ada masalah dengan BTN. “Saat ini perseroan dalam kondisi baik dengan dukungan manajemen yang solid,” ujar Nixon dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Nixon menjelaskan beberapa pemberitaan yang beredar terkait dengan BTN dan cukup mengganggu fokus bisnis perusahaan yang sekarang menjadi tanggung jawab direksi hasil RUPSLB 29 Agustus lalu.

“Saya harus tegaskan terkait masalah pemalsuan deposito Bank BTN,  itu telah diputus oleh pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dalam perkara pidana dan perdata. Bahwa persoalan tersebut saat ini dimunculkan kembali dan dalam pengembangan perkara, silakan proses itu berjalan dan saya meminta semua pihak untuk menghormatinya,” jelas Nixon.

Sejak awal BTN telah bersikap kooperatif untuk menjaga dana nasabah dan secara proaktif melaporkan terduga komplotan kejahatan perbankan kepada Polda Metro Jaya pada 21 November 2016.

Proses proaktif BTN ini menyelamat­kan se­bagian besar dana nasabah. Persero­an juga telah membentuk cadangan risiko operasional yang tercatat dalam laporan keuangan audited BTN sejak 2016.

lni menunjukkan Bank BTN sebagai perusa­haan berbadan hukum telah patuh dalam men­jalankan bisnis secara GCG dan prinsip prudential banking practice.

Terkait proyek bermasalah yang dikutip dalam berita beredar, Nixon menjelaskan sampai dengan saat ini proyek tersebut masih berjalan. Kredit itu diperuntukkan bagi rumah MBR sekaligus mendukung program Sejuta Rumah. Se­­lama ini BTN mendukung program yang dikelola Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu.

“Saya bersama direksi lainnya memberikan komitmen BTN akan mencapai target sesuai RBB sampai dengan akhir 2019. Namun, BTN harus bersikap dalam menjaga nama baiknya,” tegasnya.

Aset BTN semester I 2019 tumbuh 16,68% jadi Rp312,4 triliun, kredit dan pembiayaan tumbuh 18,78% jadi Rp251 triliun, dan DPK Rp219,8 triliun atau tumbuh 15,89%. (RO/E-1)

BERITA TERKAIT