13 September 2019, 09:50 WIB

Pimpinan KPK Saut Situmorang Mengundurkan Diri


Antara | Politik dan Hukum

MI/PIUS ERLANGGA
 MI/PIUS ERLANGGA
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menggendong anak kecil pada acara Jelajah Dongeng Antikorupsi di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK

SAUT Situmorang mundur sebagai pimpinan KPK 2015-2019, sehari setelah DPR memilih lima orang untuk menjadi komisioner KPK 2019-2023.    

"Saudara saudara yang terkasih dalam nama Tuhan yang mengasihi kita semua, izinkan saya bersama ini menyampaikan beberapa hal sehubungan dengan pengunduran diri saya sebagai Pimpinan KPK-terhitung mulai Senin 16 September 2019," kata Saut melalui surat elektronik yang dikirimkan ke seluruh pegawai KPK di Jakarta, Jumat (13/9).        

Dalam email tersebut, Saut mengatakan masih ada dua kegiatan lagi yang akan dilakukannya di Yogyakarta pada Sabtu (14/9) dan Minggu (15/9) untuk Jelajah Dongeng Antikorupsi.    

"Terlebih Dahulu ,saya mohon maaf sekaligus mengucapkan banyak terima kasih kepada semua Pimpinan KPK Jilid IV (Bunda BP, Bro Alex M , Bro LM Syarif, dan Pakbro Ketua Agus R) Struktural, Staf, Security, semua OB yang membersihkan ruangan saya setiap hari dan yang membantu menyiapkan makanan," kata Saut.    

Saut juga mengucapkan terima kasih kepada para pegawai yang melekat padanya selama hampir 4 tahun kurang beberapa bulan bersama.    

Baca juga: Revisi UU KPK Tergantung Dinamika Politik

"Saya mohon maaf karena dlm banyak hal memang kita harus bisa membedakan antara Cemen dengan penegakan 9 nilai KPK yang kita miliki (Jujur, Peduli, Mandiri,Disiplin, Tanggung jawab, Kerja Keras, Sederhana Berani dan Adil) yang kita tanamkan dan ajarkan selama ini, sebagai bagian dari nilai di KPK yaitu RI-KPK (Religius,Integritas,Kepemimpinan, Profesional dan Keadilan). Mari kita
pegang itu sampai kapan pun," ungkap Saut.        

Saut pun sudah memberikan seluruh kelengkapannya berupa ID Card dan asuransi per hari ini.   

"Mohon izin cuti pada Jumat ini, 13 September 2019, saya pulang jam 08.00. Oh ya, bersama saya tidak ada barang-barang elektronik kantor," tambah Saut.    

Ia juga menitip pesan kepada Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo agar tetap konsisten.    

"Kunci Sepeda yg saya sumbangkan untuk Doa dan harapan kita agar siapa pelaku kejahatan atas Novel bisa ditemukan," tambah Saut.    

Saut juga berpesan untuk semua Koordinator wilayah agar tetap semangat menjaga Indonesia dari timur sampai barat.   

"Seperti yang sering saya ucapkan berkali kali di depan kepala daerah (gubernur, walikota/bupati DPRD kita hadir untuk menjaga orang orang baik agar tetap baik, semangatlah meningkatkan intervensi kita pada : www.korsupgah.kpk.go.id dan lakukan terus inovasi," tambah Saut.    

Ia juga mengucapkan salam dari istri dan anak-anaknya.   

"Tuhan memberkati kita semua. Amin, salam. SS," tutup Saut dalam surat elektronik tersebut.    

Komisi III DPR RI telah memilih lima nama pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Firli Bahuri, sosok yang berlatar belakang profesi polisi dan pernah menjadi deputi penindakan KPK dan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjadi dua calon yang terpilih.    

Sementara tiga nama lainnya adalah Lili Pintauli Siregar yang merupakan seorang advokat, Nawawi Pomolango yang berlatar belakang profesi hakim pengadilan tinggi, serta Nurul Ghufron yang merupakan seorang akademisi. (OL-2)

BERITA TERKAIT