13 September 2019, 08:30 WIB

AS Sebut Habibie Pimpin Indonesia Saat Transisi


Fajar Nugraha | Internasional

AFP/Mandel NGAN
 AFP/Mandel NGAN
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo

MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Presiden Ketiga RI BJ Habibie. Pompeo yang mewakili Pemerintah AS mengakui peran Habibie untuk Indonesia.

“Presiden Habibie telah memimpin negara dan rakyatnya melalui periode penting transisi demokrasi Indonesia yang luar biasa dan memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi pembangunan ekonomi Indonesia, termasuk melalui komitmennya terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Pompeo dalam keterangan tertulis Kedubes AS, yang diterima, Jumat (13/9).

“Dalam masa berkabung ini, terimalah simpati kami yang mendalam serta keyakinan bahwa Amerika Serikat akan terus mengingat persahabatan dengan Presiden Habibie dan dedikasinya untuk negara,” imbuh Pompeo.

Sebelumnya, sejumlah tokoh internasional juga mengucapkan duka atas wafatnya Habibie.

Baca juga: Maudy Ayunda Kehilangan Figur Idola

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison turut mengucapkan belansungkawanya atas wafatnya Habibie.

BJ Habibie, wafat di usia 83 tahun. Teknorat kelas dunia yang juga Bapak Dirgantara Indonesia itu dimakamkan di sebelah makam istrinya tercinta, Hasri Ainun Besari atau Ainun Habibie, di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Bapak Teknologi Indonesia itu tutup usia pukul 18.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Presiden Joko Widodo memimpin langsung upacara pemakaman Habibie di Kalibata. Warga pun tampak memberikan penghormatannya selama kendaraan yang membawa jenazah Habibie melintas menuju Kalibata. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT