13 September 2019, 08:15 WIB

Mugabe akan Dimakamkan di Kutama


Rifqi Akbar | Internasional

AFP/TONY KARUMBA
 AFP/TONY KARUMBA
Jenazah mantan Presiden Zimbabwe Robert Mugabe disemayamkan di Stadion Rufaro, Harare

MANTAN Presiden Zimbabwe Robert Mugabe akan dimakamkan di tanah kelahirannya, Kutama, bukan di taman makam pahlawan.

Keponakan Mugabe, Leo Mugabe, mengatakan jasad pamannya segera dibawa ke Kutama, pada Minggu (15/9).

"Setelah itu pemakaman akan digelar antara Senin atau Selasa. Keputusan ini telah disetujui keluarga," kata Leo, dikutip dari AFP, Kamis (12/9).

Mugabe wafat pada 6 September lalu. Pengumuman itu dikeluarkan Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa.

Mugabe meninggal usai sempat dirawat selama beberapa bulan di sebuah rumah sakit di Singapura.

Baca juga: Jenazah Mugabe Tinggalkan Singapura

Mugabe, pemimpin gerilyawan yang berkuasa selama 37 tahun usai kemerdekaan Zimbabwe dari Inggris, mengembuskan napas terakhir di usia 95 tahun.

Kesehatan Mugabe menurun drastis usai dirinya digulingkan militer Zimbabwe dan mantan kelompok loyalisnya pada 2017. Tergulingnya Mugabe mengakhiri kepemimpinan bertangan besi yang berkontribusi pada merosotnya perekonomian Zimbabwe.

Opini warga Zimbabwe terbagi mengenai bagaimana seharusnya Mugabe dikenang. Ia pernah dikenal sebagai pahlawan pembebasan Zimbabwe, namun juga sering bertindak brutal dalam menghabisi para rivalnya.

Ia sempat dipuji karena berhasil menghapuskan dominasi kulit putih di bekas koloni Inggris di Rhodesia. Namun, saat berkuasa, Mugabe menggunakan aksi kekerasan dan rasa takut hingga akhirnya digulingkan.

Transisi Mugabe dari pahlawan menjadi diktator telah berujung pada bencana ekonomi di Zimbabwe, yang kemudian memicu perginya jutaan warga ke negara lain. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT