13 September 2019, 01:29 WIB

Firli Bahuri Dipilih DPR Jadi Ketua KPK 2019-2023


Putra Ananda | Politik dan Hukum

Mi/Susanto
 Mi/Susanto
Irjen Firli Bahuri dalam uji kelayakan dan kepatutan capim KPK di Komisi IIi DPR

KOMISI III DPR sepakat menetapkan Firli Bahuri sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023. Penentuan ini dilakukan dengan musyawarah mufakat singkat antarfraksi setelah sebelumnya Komisi III selesai melakukan proses pemungutan suara (voting) capim KPK.

Komisi III memilih Firli karena mantan Deputi Penindakan KPK itu meraih suara terbanyak dalam pemungutan suara (voting) calon pimpinan KPK, Jumat (13/9) dini hari.

Dalam voting, Firli mendapat 56 suara atau disetujui oleh seluruh anggota Komisi III DPR yang ikut dalam voting. Adapun mekanisme voting capim KPK ialah anggota Komisi III menuliskan 5 nama dari 10 nama capim KPK yang ikut dalam uji kepatutan dan kelayakan.

Baca juga : Ini 5 Pimpinan Baru KPK Hasil Voting DPR

Wakil Ketua Komisi III Erma Suryani menyebut 5 pimpinan terpilih merupakan 5 yang terbaik dari 10 capim KPK yang ada. Erma berharap Firli sebagai ketua mampu meningkatkan kinerja KPK dalam memberantas korupsi.

"Ini komposisi terbaik. Masing-Masing fraksi punya penilaian masing-masing," tutut Erma di Gedung DPR Jakarta, Jumat (13/9).

Berdasarkan hasil voting, Firli Bahuri memperoleh suara terbanyak dengan 56 suara. Diikuti Alexander Marwata 53 suara, Nurul Ghufron 51 suara, Nawawi Pomolango 50 suara, dan Lili Pintauli Siregar 44 suara.

"Hasil ini merupakan kebebasan demokrasi dan kami percaya 5 orang yang kita pilih ini akan bekerja untuk memperkuat KPK. Pro dan kontra hal biasa," tuturnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT