13 September 2019, 07:00 WIB

Jamu Herbal Tembus Pasar Tiongkok


mediaindonesia | Pernik

DOK. PT HARVEST GORONTALO INDONESIA
 DOK. PT HARVEST GORONTALO INDONESIA
Jamu Herbal Tembus Pasar Tiongkok

SALAH satu pasar ekspor yang sulit ditembus industri jamu Tanah Air, yaitu Tiongkok. Pasalnya, regulasi yang diterapkan 'Negeri Tirai Bambu' cukuplah ketat untuk produk jamu yang masuk. Apalagi, selama ini Tiongkok dikenal mampu menghasilkan produk-produk jamu berkualitas di dalam negeri sejak dulu, bahkan kini hingga pasar mancanegara.

Namun, PT Harvest Gorontalo Indonesia (HGI) selaku produsen produk herbal tetes SoMan berhasil menembus pasar itu. HGI menggandeng perusahaan Tiongkok, yakni Hangzhou Ingent Import and Export Trade Co Ltd dan Vittoria Health Science And Technology Co Ltd dalam The 2nd China (Gansu) Traditional Chinese Medicine Industry Expo di Lanzhou, Gansu, di Tiongkok, Agustus lalu.

Presiden Direktur HGI Riyanto yakin produknya dapat diterima di pasar Tiongkok dan negara lain. "Standar produksi herbal tetes SoMan mengikuti prinsip cara pembuatan obat tradisional yang baik, bukan sekadar benar tapi benar sejak awal," ujarnya dalam rilis yang diterima, kemarin.

Langkah sukses produk itu, diakui Riyanto, berkat arahan dan bimbingan Kepala Badan POM Penny K Lukito beserta jajarannya. Penny dalam pameran internasional itu menyampaikan bahwa pihaknya berkepentingan untuk mendorong daya saing produk jamu atau obat tradisional Indonesia di pasar global.

"Kami akan memfinalisasi MoU untuk memperkuat kolaborasi lebih lanjut dan mendorong daya saing produk jamu atau obat tradisional Indonesia agar berkembang dan meningkatkan perdagangannya secara bilateral dengan Tiongkok," terangnya saat penandatanganan memorandum of agreement (MoA) antarperusahaan itu. Dukungan nyata yang diberikan Badan POM untuk terus meningkatkan pasar jamu ke mancanegara mendapat apresiasi dari pelaku bisnis jamu.

Herbal tetes SoMan dinilai sukses dalam menembus pasar Tiongkok, Hongkong, dan 10 negara lain. Sebelumnya, produk tersebut telah sukses memasarkannya di dalam negeri.

Melalui kesepakatan supply and distribution agreement dengan dua perusahaan Tiongkok, HGI akan mengekspor herbal tetes SoMan ke pasar Tiongkok dengan nilai kontrak US$12 juta atau sekitar Rp170 miliar. (S-3)

BERITA TERKAIT