12 September 2019, 22:00 WIB

Ulah Petani masih Mendominasi


Denny Susanto | Nusantara

ANTARA
 ANTARA
Kebakaran Hutan

PENANGANAN kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan mendapat perhatian pemerintah pusat. Kemarin, Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto bersama tim melihat langsung upaya pemadaman dengan menggunakan helikopter.

"Kami datang untuk melihat kinerja penanganan kebakaran hutan dan lahan oleh satuan tugas di lapangan. Seluruh pihak sudah bekerja keras. Namun, karena lahan kebakaran yang luas, tugas satgas dari darat dan udara belum bisa kelar," ujar Ari Dono.

Karena itu, dia berharap ke depan aparat harus mengedepankan upaya pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama petani dan pekebun. "Dari udara jelas terlihat, kebanyakan lahan yang terbakar merupakan areal pertanian."

Untuk memadamkan api, sekitar 5.800 personel gabung-an sudah diturunkan di Riau.

"Mereka bergerak di 12 kabupaten dan kota yang saat ini bermasalah dengan kebakaran hutan dan lahan," ungkap Wakil Gubernur Riau Edy Afrizal Natar Nasution.

Penanganan terhadap para pembakar juga sudah dilakukan aparat. Sebanyak 41 orang sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami juga sudah membuka posko kesehatan di seluruh puskesmas untuk menangani penyakit warga yang terdampak kabut asap. Sebanyak 600 ribu masker sudah ditebar. Kami serius menangani bencana tahunan ini," tandas Edy.

Di Bangka Belitung, pema-daman api masih dilakukan tim dari darat. Karena sulit mendapat pasokan air, ran-ting-ranting pohon digunakan untuk memadamkan api.

"Ada lokasi kebakaran yang tidak terjangkau mobil pemadam kebakaran. Tapi petugas harus tetap bekerja," ungkap Kepala BPBD Bangka Belitung Mikron Antariksa.

 

Pengobatan gratis

Banyaknya warga yang ter-serang infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) membuat Wali Kota Jambi Syarif Fasha memutuskan untuk menggra-tiskan biaya pengobatan mereka. "Meski gratis, saya juga menjamin pelayanan untuk warga dilaksanakan dengan baik dan prima."

Kebakaran hutan dan lahan membuat udara di Jambi, Kabupaten Batanghari, Muaro-jambi, Tanjungjabung Barat, dan Kabupaten Tanjungjabung Timur menjadi buruk dan sangat buruk. "Serangan ISPA cenderung meningkat pada Agustus-September ini," aku Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Ida Yuliarti.

Di Sumatra Selatan, dinas kesehatan turun ke sekolah untuk membagikan mas-ker. Karena jumlah masker terbatas, mereka juga meminta warga menyediakan masker dan menggunakan saat berada di luar rumah.

"Kami juga sudah mengeluarkan edaran kepada dinas kesehatan di 17 kabupaten dan kota. Mereka diminta melakukan sosialisasi sehingga bisa menekan angka kejadian ISPA," ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumsel Lesty Nuraini.

Kebakaran hutan juga dila-porkan terjadi di kawasan gunung di Pulau Jawa. Api yang sempat melalap hutan jati di wilayah Kabupaten Cilacap, Rabu (11/9), sudah bisa dipadamkan beberapa jam kemudian.

Masih di Jawa Tengah, kebakaran hutan pinus di Purbalingga pada area seluas 2,5 hektare masih belum padam. Petugas sudah membuat sekat tanah untuk melokalisasi api.

Di Kalimantan Tengah, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya berusaha menyelamatkan anak-anak dengan memundurkan jam masuk sekolah. "Kabut asap sering datang di pagi hari. Karena itu, jam sekolah dimundurkan setengah jam," kata Kepala Dinas Pendidikan Sahdin Hasan. (RK/SL/DW/LD/SS/RF/YH/N-2)

BERITA TERKAIT