12 September 2019, 19:38 WIB

PSSI tidak Punya Uang untuk Panggil kembali Luis Milla


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

Foto/ROMMY PUJIANTO
 Foto/ROMMY PUJIANTO
Mantan pelatih tim nasional sepak bola Indonesia U-23 Luis Milla di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Jawa Barat.

JEBLOKNYA penampilan timnas senior Indonesia pada dua pertandingan terakhir melawan Malaysia dan Thailand pada babak kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia terus menjadi sorotan.

Alhasil keinginan dari masyarakat agar PSSI memecat pelatih Timnas saat ini Simon McMenemy dan menunjuk kembali Luis Milla pun kembali mencuat.

Sayangnya, hal itu sepertinya sulit direalisasikan. Anggota Exco PSSI Gusti Randa mengaku tidak mudah untuk memulangkan pelatih asal Spanyol itu. Sebabnya, PSSI tidak punya cukup uang untuk menggaji mantan pelatih timnas junior Spanyol itu.

Baca juga: PSSI Targetkan Liga 1 Masuk 5 Besar Asia

"Masyarakat kan ingin Milla kembali, tapi kan yang mau bayar siapa?" kata Gusti, ketika ditemui di Kompleks GBK, Jakarta, Kamis (12/9).

Ia mengatakan pihaknya harus jujur terkait kemungkinan Milla kembali ke Timnas. Jangan sampai justru menjadi harapan kosong bagi pencinta sepak bola Indonesia.

"Kita harus jujur, saat ini kita tidak biasa kembalikan Luis Milla," kata Gusti.

Sebelumnya, nama Milla kembali ramai diperbincangkan. Terlebih ketika posisi Simon McMenemy saat ini dievaluasi oleh PSSI imbas dari dua hasil buruk.

Luis Milla sendiri pernah menukangi timnas senior dan U-23 untuk SEA Games dan Asian Games pada 2017 hingga 2018. Selama menukangi 'tim Garuda', Luis Milla mendapatkan apresiasi karena bisa membawa pola permainan baru ke tim Merah Putih dengan menerapkan penguasaan bola dan umpan pendek satu dua.

Milla juga berhasil mempersembahkan medali perunggu pada Sea Games 2017 di Malaysia kala menukangi Timnas U-22. Pada Asian Games 2018, Timnas U-23 terhenti di babak perempat final. Namun, hal tersebut tidak cukup untuk membuat Milla bertahan dan PSSI memutus kontrak pelatih asal Spanyol itu.

Timnas senior kini dalam sorotan setelah menelan dua kekalahan di kandang sendiri pada kualfikasi Piala Dunia. Kekalahan pertama dari Malaysia 2-3, sedangkan kekalahan kedua dari Thailand 0-3.  (Faj/A-3)

BERITA TERKAIT