12 September 2019, 14:47 WIB

Anies: Saat Dicaci Maki, Habibie Tetap Tersenyum


Insi Nantika Jelita | Humaniora

MI/Pius Erlangga
 MI/Pius Erlangga
Prosesi pemakaman Presiden ke-3 BJ Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9). 

WAFATNYA Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie, menyisakan kenangan indah oleh banyak pihak. Salah satunya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menyebut Habibie adalah tokoh bangsa yang memperjuangkan kebebasan pers usai rezim Orde Baru.

"Kita sudah tahu beliau (Habibie) adalah bapak demokrasi, bapak kebebasan pers. Era sebelumnya orang yang mengkritik ditangkap, di (zaman) Pak Habibie (ada) yang mengkritik dibiarkan. Bahkan, yang mencaci maki pun juga dibiarkan. Malah dijawab dengan senyum pula," terang Anies kepada wartawan di Balai Kota Jakarta, Kamis (12/9).

Hal inilah dianggap Anies, sosok Habibie sebagai negarawan yang tulen dan pejuang demokrasi. Ia pun menceritakan bahwa setiap bertemu, Habibie selalu menjelaskan secara sistematis.

"Itu artinya, berpikirnya (Habibie) secara runtut atau sistematis. Kalau prosesornya tidak sistematis maka bicaranya pun tidak sistematis. Beliau juga (saat bercerita) penuh antusiasme. Pernah pak Habibie berbicara tidak antusiasme? (Pasti) antusiasme sepenuh hati," jelas Anies.

baca juga: Jokowi Pimpin Upacara Pemakaman Habibie

Kenangan dengan Habibie pun, kata Anies banyak dimiliki olehnya. Salah satunya Anies pernah dipanggil BJ Habibie soal reklamasi

"Saya rasa orang-orang banyak (memiliki) kenangan tentang beliau. Banyak hal yang mungkin akan terungkap di hari kedepan," tandas Anies. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT