12 September 2019, 16:30 WIB

Pimpinan Perguruan Tinggi Diminta tidak Alergi Rektor Asing


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

MI/MOHAMAD IRFAN
 MI/MOHAMAD IRFAN
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M Nasir

MENTERI Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir meminta para rektor dan pimpinan perguruan tinggi di Indonesia tidak sensitif apabila nantinya akan ada rektor asing memimpin perguruan tinggi Tanah Air.

"Mohon maaf para rektor, para pimpinan perguruan tinggi, saya minta jangan mudah sensitif apabila ada rektor asing masuk di Indonesia," kata Mohamad Nasir dalam sambutannya di Pembukaan National Expo for Science and Technology (NEST) 2019 dan Penganugerahan Science and Technology Index (SINTA) Awards 2019, di JCC, Kamis (12/9).

Nasir mengatakan, langkah itu semata-mata guna mendorong perguruan tinggi Tanah Air agar berdaya saing global.

Baca juga: UT dan Lemhannas Bersama Bangun Ketahanan Bangsa melalui Daring

Diharapkan kolaborasi tersebut nantinya dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

"Walaupun nanti saya sebagai menteri akan berakhir dalam 1,5 bulan, mudah-mudahan mimpi ini bisa terealisasi pada kabinet selanjutnya sehingga dapat membangun perguruan tinggi menjadi lebih baik dan akan menjadi pilihan (mahasiswa) negara-negara lain untuk masuk ke Indonesia," tandasnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT