12 September 2019, 11:49 WIB

Anies Ajak Ibunda Melayat ke Rumah Duka Habibie


Putri Anisa Yuliani | Humaniora

Dok Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI Jakarta
 Dok Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) bersama ibundanya melayat ke rumah duka BJ Habibie

GUBERNUR Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan melayat ke rumah duka mendiang Mantan Presiden RI Bacharuddin Jusuf Habibie, Kamis (12/9) pagi.

Dari keterangan tertulis resmi Pemprov DKI Jakarta, Anies mengajak serta saudara kandungnya Abdillah Rasyid Baswedan dan ibunya Aliyah Rasyid Baswedan bertakziah sekaligus melaksanakan salat jenazah untuk almarhum Presiden ke-3 RI BJ Habibie di rumah duka, di Kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

Sehari sebelumnya, Gubernur Anies telah menyampaikan belasungkawa atas kepergian BJ Habibie setelah lebih dari sepekan dirawat intensif di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat.

"Baru saja saya bertakziah bersama ibunda. Ibunda dari Yogyakarta. Kebetulan ibu dan Pak Habibie itu lama bekerja bersama dalam kegiatan beasiswa, dengan anak-anak mendapatkan biaya untuk sekolah dan kuliah. Kita semua berduka atas berpulangnya Pak Habibie,” ujar Anies usai salat jenazah.

Baca juga: Generasi Muda Harus Contoh Jejak BJ Habibie

Anies mengungkapkan almarhum BJ Habibie bukan saja dikenal sebagai pembuka keran demokrasi melalui UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, tetapi juga merupakan sosok yang memikirkan masa depan bangsa Indonesia.

Ribuan anak di Indonesia dapat mengecap dunia pendidikan melalui beasiswa yang dibuat almarhum, termasuk berkuliah di berbagai universitas terkemuka dunia untuk mempelajari ilmu teknologi.

“Kita semua merasakan duka cita dan kita mendoakan agar Pak Habibie dimuliakan derajatnya di sisi Allah, ditinggikan derajatnya, diterima semua amal ibadahnya, dan insya Allah terus menjadi teladan bagi kita. Amal jariyahnya lewat ilmu, lewat begitu banyak kegiatan yang beliau lakukan semasa hidupnya, Insya Allah akan menjadi pengalir pahala tanpa henti untuk almarhum di alam berikutnya,” tuturnya.

Untuk mendukung proses ibadah salat jenazah maupun masyarakat yang ingin bertakziyah ke rumah duka, Pemprov DKI Jakarta membebaskan sementara kebijakan ganjil-genap di tiga ruas jalan yaitu Jl HR Rasuna Said, Jl Gatot Soebroto, dan Jl MT Haryono.

Kebijakan ganjil-genap di tiga ruas jalan tersebut akan kembali berlaku pada sore hari nanti.

“Tadi malam kita umumkan bahwa kawasan sekitar Rumah Duka. Ada tiga jalan, Jl Rasuna Said, Jl Gatot Soebroto, dan Jl MT Haryono itu dibebaskan dari ganjil genap untuk pagi ini. Sehingga warga bisa takziyah dengan mudah,” kata Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. (OL-2)

BERITA TERKAIT