12 September 2019, 11:19 WIB

Indonesia Kecam Rencana Aneksasi Lembah Yordania oleh Israel


Sonya Michaella | Internasional

AFP/AHMAD GHARABLI
 AFP/AHMAD GHARABLI
Seorang penggembala membawa hewan gembalaannya di Lembah Yordania, Tepi Barat, Palestina.

PERDANA Menteri Israel Benyamin Netanyahu berencana menganeksasi Lembah Yordania yang masih menjadi bagian Tepi Barat, jika dirinya berkuasa lagi. Indonesia secara tegas mengecam rencana Israel ini.

“Indonesia mengecam keras pernyataan PM Netanyahu yang menjanjikan aneksasi Israel atas sebagian Tepi Barat jika dirinya berkuasa kembali setelah pemilu,” kata Plt Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Teuku Faizasyah, Rabu (11/9).

Pernyataan tersebut dianggap bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi PBB serta mengancam kelangsungan proses perdamaian.

“Indonesia menyerukan kembali penyelesaian isu Palestina berdasarkan solusi dua negara dan parameter yang disepakati internasional,” lanjut Faiza.

Baca juga: Calonkan Diri Lagi, Netanyahu Janji Aneksasi Lembah Yordania

Selain itu, Faiza menekankan bahwa penting bagi OKI secara kolektif untuk segera merespon pernyataan yang dinilai berbahaya tersebut.

Sejumlah jajak pendapat mengindikasikan pemilu Israel pekan depan tidak akan jauh berbeda dari yang sebelumnya digelar pada April. Disebutkan bahwa PM Netanyahu mungkin masih akan menemui kesulitan untuk membentuk koalisi.

Dalam pemilu April lalu, Partai Likud milik PM Netanyahu serta Partai Blue and White dari kubu oposisi masing-masing mendapatkan 35 dari 120 kursi. (Medcom/OL-2)

BERITA TERKAIT