12 September 2019, 07:50 WIB

Tidur 4 Jam Semalam demi Negara


Rifaldi Putra irianto | Humaniora

ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
 ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma
Presiden ke-3 EI BJ Habibie

BACHARUDDIN Jusuf Habibie bisa dikatakan sebagai presiden kedua yang memimpin di tengah kondisi negara yang tidak stabil. Presiden Soekarno ditunjuk menjadi presiden ketika Republik Indonesia baru berdiri dan belum lepas dari penjajahan.

Habibie tidak jauh berbeda. Ia mulai memerintah ketika negara dalam lilitan krisis ekonomi dan masih dalam bayang-bayang kerusuhan massal.  

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Nadjamuddin Ramly, mengemukakan almarhum BJ Habibie merupakan sosok presiden yang hanya tidur empat jam semalam. Ia dengan sungguh-sungguh melaksanakan tugas kepresidenan dan memikirkan langkah pemulihan terhadap buruknya perekonomian nasional .

Sosok Presiden ke-3 RI itu dinilai mampu menstabilkan ekonomi bangsa. Kala itu nilai tukar rupiah yang hampir mencapai 20.000 per dolar Amerika Serikat bisa turun pada angka 5.500 per dolar. "Ketenangan beliau sebagai bapak bangsa dan sesepuh bangsa perlu ditiru, antara kata dan perbuatan sama," kata Nadjamuddin.

Wafatnya Habibie membuat bangsa ini kehilangan. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan BJ Habibie ialah sosok yang mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional karena prestasi dan reputasi sebagai ilmuwan kelas dunia.

"Beliau juga menjadi kebanggaan kaum muslimin Indonesia karena ketika orang Islam masih dianggap kolot, dia menjadi contoh bahwa orang Islam bisa hebat dan tidak perlu inferior," tutur Mahfud.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang juga mantan presiden RI menyampaikan dukacita mendalam. Megawati menginstruksikan seluruh keluarga besar PDI Perjuangan memberikan penghormatan terbaik dan meneladani kehidupan Habibie.

Mereka didorong ikut mewarisi semangat Habibie untuk sadar pada pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai syarat penting kemajuan bangsa.

"Bangsa Indonesia kehilangan sosok pemimpin inspiratif yang tidak pernah mengenal lelah memberikan semangat dan inspirasi agar putra-putri Indonesia berjuang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai kunci kemajuan bangsa," kata Megawati.

Ungkapan belasungkawa datang pula dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto melalui akun Twitter. 'Innalillahi wa innailaihi raji'un. Saya atas nama pribadi dan keluarga besar partai @Gerindra mengucapkan turut berdukacita atas wafatnya Presiden ke-3 Republik Indonesia Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie. Semoga ditempatkan di sisi Allah SWT. Aamiin YRA'.

Mantan Wakil Presiden RI Boediono menyebut Habibie sebagai pembuka jalan reformasi negeri. 'Teriring doa kami. Jasamu selalu kami kenang,' ungkapnya melalui akun Twitter-nya @boediono.

 

Kemenangan

Kepulangan Presiden ke-3 RI BJ Habibie membuat mantan pebulu tangkis nasional, Hendrawan, mengenang kemenangan tim Indonesia di Piala Thomas 1998. Ia mengisahkan tim Indonesia berangkat ke Hong Kong untuk mengikuti putaran final Piala Thomas dilepas Presiden Soeharto, tetapi pulang disambut oleh Presiden BJ Habibie.  

Saat tim Piala Thomas Indonesia bertanding, Tanah Air tengah mengalami kerusuhan massal yang memaksa turunnya Presiden Soeharto. Meski demikian, Hendrawan dan kawan-kawan berhasil pulang membawa Piala Thomas setelah mengalahkan Malaysia di final.      

"Pak Habibie cuma bilang kepada tim Piala Thomas yang juara pada situasi sulit. Sedikitnya bisa mengobati luka bangsa akibat kerusuhan," kata Hendrawan mengenang peristiwa itu. (Ant/Ths/Iam/Put/Bay/Sru/Nur/P-2)

BERITA TERKAIT