11 September 2019, 19:35 WIB

KPK Jangan Alergi Akuntabel Dan Merasa Superbody


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

Dok. Pribadi
 Dok. Pribadi
Pakar Politik UPI Cecep Darmawan

KOMISI Pemberantasan Korupsi didesak untuk bisa lebih terbuka terhadap perubahan. Lembaga yang berdiri selama kurang lebih 17 tahun tersebut justru harusnya sadar diri semakin lama lembaga tersebut berdiri justru korupsi makin merajalela di Indonesia.

Guru Besar Ilmu politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Cecep Darmawan mengatakan, perselilsihan yang terjadi antara KPK dengan DPR seharusnya tidak perlu terjadi.

Sebab menurutnya rencana revisi tersebut mempunyai nilai positif yang cukup besar akan tetapi juga memiliki sisi negatif.

"Untuk itu KPK dan DPR harus duduk bersama membahas bagaimana revisi UU ini memang benar benar bisa menguatkan fungsi KPK yang sebenarnya," kata Cecep kepada wartawan, (11/9).

Baca juga : Dewan Pengawas KPK Harus Dipilih oleh Presiden, Bukan DPR

Cecep juga ingatkan agar lembaga yang didirikan oleh Megawati sewaktu menjadi presiden tersebut memang sudah seharusnya bisa direvisi dan yang pasti bisa diaudit serta diawasi.

"KPK jangan menjadi lembaga superbody sehingga berpotensi menjadi Abuse Of Power karena merasa bebas selama ini," tandasnya.

Pakar administrasi publik dan dan hukum administrasi negara ini juga menegaskan bahwa revisi ini harus segera dilakukan. Sehingga dengan revisi ini diharapkan lahir KPK yang lebih kuat.

"KPK harus buka perspektif lain mengenai revisi ini dalam rangka apa. Kalau sebagai lembaga pemeberantas korupsi yg akuntabel kenapa harus alergi," tutupnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT