11 September 2019, 23:14 WIB

Asisten Pribadi Menpora Ditahan KPK


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

Antara/Akbar Nugroho Gumay
 Antara/Akbar Nugroho Gumay
Asisten Pribadi Menpora Miftahul Ulum saat diperiksa KPK

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Miftahul Ulum, asisten pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan kasus yang menjerat Miftahul sudah ditingkatkan ke penyidikan. Meski begitu, KPK memang belum mengumumkan informasi penetapan tersangka untuk Miftahul.

"Sudah penyidikan. Masih ada kegiatan penyidikan awal yang perlu dilakukan. Sehingga perkara lengkap akan kami umumkan melalui konferensi pers secara resmi," ujar Febri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (11/9) malam.

Kabar penahanan itu diketahui saat Miftahul keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Rabu (11/9) malam. Ia keluar dari lobi mengenakan rompi oranye menuju mobil tahanan KPK.

Baca juga : Aspri Menpora Akui Minta "Uang Kopi" ke Sekjen KONI

Dalam agenda pemeriksaan harian yang dirilis KPK, nama Miftahul tidak tercatat.

Febri mengatakan Miftahul akan ditahan 20 hari pertama di Rutan KPK di belakang Gedung Merah Putih. Penahanan dilakukan terlebih dahulu untuk kepentingan pemeriksaan.

Nama Miftahul dan Menpora Imam Nahrawi kerap disebut dalam perkara dana hibah Kemenpora kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Dalam persidangan kasus yang bergulir, kedua nama itu disebut ikut menerima uang haram.

Miftahul disebut menerima Rp11,5 miliar dari Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy. Uang yang diterima Ulum itu diduga untuk keperluan Menpora. (OL-7)

BERITA TERKAIT