11 September 2019, 21:58 WIB

Menristek : Habibie Bapak Teknologi yang Akan Selalu Dikenang


Syarief Oebaidillah | Politik dan Hukum

MI/Pius Erlangga
 MI/Pius Erlangga
Peti jenazah berisi almarhum BJ Habibie dibawa ke rumah duka dari RSPAD Gatot Soebroto

WAFATNYA Presiden RI Ke-3 Baharuddin Jusuf habibie, Rabu (11/9) petang, dinilai Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir merupakan sebuah kehilangan tokoh besar di bidang teknologi.

Bagi Nasir, Habibie merupakan Bapak Bangsa sekaligus Bapak Teknologi Indonesia yang dicintai seluruh rakyat Indonesia. Sosok yang akrab disapa Eyang Habibie itu pun memberikan banyak inspirasi bagi generasi muda Indonesia.

Habibie pun tercatat pernah menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi Indonesia pada 1978-1988.

Baca juga : Kegandrungan Habibie akan Iptek Begitu Menginspirasi Megawati

"Selama puluhan tahun Bapak Habibie telah mengabdikan diri kepada bangsa Indonesia dalam bidang pengembangan Iptek dan Inovasin. Prof BJ Habibie adalah sosok yang sangat diidolakan semua kalangan baik dari segi intelektual, jiwa kepemimpinan hingga rasa kasih sayang beliau terhadap keluarga dan sesama manusia. Hampir setiap Ibu menginginkan anaknya menjadi pintar seperti Bapak Habibie," ujar Nasir

Nasir melihat sosok Habibie selain sebagai seorang Presiden Indonesia juga sosok intelektual yang membangun paradigma riset dan teknologi yang bisa membangun peradaban yang lebih maju untuk Indonesia.

Kontribusi BJ Habibie terhadap kemajuan bangsa Indonesia dinilai sangat inovatif, inspiratif, dan bermakna bagi kemaslahatan bangsa.

"Beliau menjadikan teknologi bangsa Indonesia disegani di tingkat dunia serta terus menerus menekankan pentingnya penguasaan iptek untuk kemajuan Bangsa Indonesia," pungkas Nasir. (OL-7)

BERITA TERKAIT