11 September 2019, 21:15 WIB

Pemkab Lembata Optimistis Serapan APBD Capai 90 Persen


Alexander P Taum | Nusantara

MI/Alexander P Taum
 MI/Alexander P Taum
Lokasi wisata di Lembata, NTT

PENYERAPAN Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) II Kabupaten Lembata, NTT, baru mencapai 24%. Pemerintah Kabupaten Lembata masih optimistis penyerapan bisa mencapai 90% hingga Desember 2019.

“Sesuai data, sampai dengan bulan Juli 2019, realisasi APBD 2019 mencapai 24%. Geliat pembangunan baru dimulai bulan Juli dan puncaknya di November 2019. Kita yakin sampai akhir tahun anggaran 2019, realisasi bisa mencapai kisaran 90%,” ujar Wakil Bupati Lembata Thomas Ola Langoday kepada Media Indonesia, Rabu (11/9). 

Menurutnya, proses penyerapan APBD II tidak dapat dimulai sejak Januari. Sebab, pemerintah bersama perangkat daerah masih mempersiapkan infrastruktur perencanaan, pembahasan hingga penetapan APBD II. 

Thomas menambahkan sejumlah program yang sudah berjalan baik yakni pembangunan infrastruktur jalan dan program di sektor pariwisata.

Sementara itu, aktivis LSM di kota Lewoleba, Korvandus Sakeng, mengatakan, pelaksanaan proyek di Lembata yang praktis berjalan sejak pertengahan tahun, selalu menjadi halangan bagi proses penyerapan anggaran APBD II. 

“Pelaksanaan proyek APBD II baru dapat berjalan di tengah tahun anggaran, selalu menjadi masalah. Saya pikir, perlu ada strategi pemerintah untuk mengubah pola penyusunan administrasi berupa lelang proyek. Seharusnya proses tender yang sudah menggunakan aplikasi dan dilaksanakan secara terbuka itu tidak menuai masalah, tetapi kenapa selalu terhambat,” ujar Sakeng.

Baca juga: Angin Kencang Robohkan Rumah Warga Di Lembata

Menurutnya, jika pemerintah berkomitmen menyerap 100% anggaran daerah, biarkan proses tender secara terbuka dan biarkan panitia lelang bekerja secara independen. Intervensi dari penguasa selalu menyebabkan panitia terganggu dan tidak bekerja cepat.(OL-5).

BERITA TERKAIT