11 September 2019, 19:16 WIB

PBNU Sebut Habibie Adalah Figur Teladan Bangsa Indonesia


Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum

Antara/ Audi
 Antara/ Audi
BJ Habibie

KETUA Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Presiden ke-3 RI Baharuddin Jusuf Habibie.

"Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun. Selaku pribadi maupun atas nama warga NU saya turut berduka mendalam atas wafatnya Pak BJ Habibie," ujar Robikin dalam keterangan resminya, Jakarta, Rabu (11/9).\

Baca juga: Jokowi : BJ Habibie Negarawan yang Patut Dicontoh

Sebagai bangsa, kata Robikin, Indonesia sangat kehilangan sosok BJ Habibie. Ia menilai Habibie adalah seorang negarawan yang demokratis.

"Sosok yang kecerdasannya telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, namun tetap humble dan rendah hati. Pak Habibie juga merupakan figur teladan dalam kehidupan keluarga. Kita dan generasi muda layak meneladinya," kata Robikin

Ia juga berharap agar segala salah dan khilaf beliau diampuni oleh Allah SWT, amal ibadahnya diterima dan segenap keluarga yang ditinggal diberikan ketabahan.

Habibie meninggal di usia ke 83 pukul 18.05 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto akibat sakit yang dideritanya. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu pernah menjabat sebagai wakil presiden RI selama periode 11 Maret 1998 - 21 Mei 1998. Selanjutnya Habibie menjadi Presiden RI mulai dari 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. (OL-8)

BERITA TERKAIT