11 September 2019, 16:45 WIB

Status Siaga 1 Belum Dicabut, Kapolda Papua Barat: Lihat Situasi


Antara | Nusantara

MI/Adam Dwi
 MI/Adam Dwi
Kapolda Papua Barat Brigjen Herry Rudolf Nahak 

KAPOLDA Papua Barat Brigjen Herry Rudolf Nahak mengisyaratkan bahwa pihaknya akan segera mencabut status siaga 1 di Papua Barat, bila situasi keamanan di Papua Barat sudah stabil.   

"Lihat situasi. Dalam waktu dekat, mudah mudahan," kata Brigjen Herry, di Lapangan Borarsi, Manokwari, Papua Barat, Rabu (11/9).    

Baca juga: Empat Perumahan di Cimahi Langgar Tata Ruang

Menurutnya, saat ini situasi keamanan di Papua Barat secara keseluruhan telah kondusif, kendati masih dilakukan sejumlah unjuk rasa di beberapa tempat.  "Papua Barat aman, kondusif," katanya pula.    

Namun demikian untuk mencabut status siaga 1, diperlukan kondisi keamanan yang stabil. Upaya untuk kembali menyatukan masyarakat Papua Barat, pihaknya telah melakukan pendekatan terhadap para tokoh masyarakat yang memiliki basis massa.

"Kami meminta mereka (para tokoh, Red) sampaikan ke masyarakat agar tidak mudah terprovokasi, tidak terpancing ujaran kebencian, hoaks," katanya lagi.

Permintaan warga Papua tentang penindakan hukum kasus ujaran kebencian dan rasisme di Surabaya, sudah ditangani polisi. Untuk itu, ia mengharapkan agar kondisi masyarakat Papua dan Papua Barat agar kembali ke sedia kala.  

"Penegakan hukum sudah dilakukan di sana (Jatim). Maka itu kita harus kembali ke posisi semula, aman, tertib, dan damai," katanya.     

Baca juga: Bea Cukai Juanda Musnahkan Air Softgun

Karena itu, para pejabat Papua Barat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manokwari menandatangani Deklarasi Damai di Lapangan Borarsi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, Rabu. Deklarasi tersebut dihadiri oleh puluhan ribu masyarakat Manokwari. Mereka sepakat untuk kembali bersatu demi kehidupan yang aman dan damai. (Ant/OL-6)

 

BERITA TERKAIT