11 September 2019, 13:23 WIB

Permintaan Semen Baturaja Tumbuh Signifikan


Dwi Apriani | Nusantara

Antara
 Antara
Ilustrasi 

MESKI permintaan semen nasional cenderung stagnan, permintaan semen di wilayah Sumatra bagian selatan justru menunjukkan pertumbuhan cukup signifikan. Tercatat pada Agustus 2019, permintaan semen di wilayah Sumbagsel tumbuh mencapai 9,4% dibandingkan bulan sebelumnya. Kondisi ini sejalan dengan kinerja Semen Baturaja (SMBR) yang basis pemasarannya berada di Sumbagsel. Semen Baturaja berhasil mencatatkan volume penjualan semen sebesar 222.097 ton pada bulan Agustus 2019, atau tumbuh 10,5% dibandingkan Juli 2019.

"Pertumbuhan volume penjualan semen pada Agustus 2019 cukup signifikan, menunjukkan bahwa siklus permintaan semen di Triwulan III/2019 mulai membaik" ujar Dirut PT Semen Baturaja (Persero), Jobi Triananda, Rabu (11/9). Pertumbuhan volume penjualan SMBR tertinggi di Sumatra Selatan, yakni mencapai 12% dibandingkan Juli 2019. Bahkan pertumbuhan volume penjualan SMBR sampai dengan Agustus 2019 mencapai 16% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

"Pertumbuhan volume penjualan tersebut mampu menggerek market share SMBR di wilayah Sumatra Selatan menjadi 70% atau naik 5% dari bulan Juli 2019 yang mencapai 65%," ucapnya.

Pertumbuhan volume penjualan juga berhasil menggerek pendapatan perseroan pada Agustus 2019 yang tumbuh 10% menjadi Rp209,4 miliar dari Rp189,9 miliar dibandingkan Juli 2019.

"Seiring dengan komitmen pemerintah untuk mempercepat sejumlah proyek pembangunan infrastruktur penghubung seperti ruas jalan tol Sumsel-Lampung dan pencairan alokasi dana desa tahap tiga yang telah dimulai sejak akhir Juli. Hal ini jelas akan menjadi katalisator bagi proyek-proyek lainnya" tambah Jobi.

baca juga: 28 Organisasi di Sumut Tolak Pengesahan RUU Pertanahan

Selain itu, Perseroan akan tetap fokus mengembangan sektor retail sebagai kontributor utama terhadap volume penjualan SMBR dengan promosi di tingkat retail dan konsumen. Plus memperkuat saluran distribusi dan logistik melalui cement making center. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT