11 September 2019, 11:24 WIB

Anggarkan Rp7,1 Triliun untuk Lima Kawasan Pariwisata Prioritas


Andhika Prasetyo | Ekonomi

MI/Yoseph Pencawan
 MI/Yoseph Pencawan
Para wisatawan mendirikan tenda di tepian danau saat Festival Danau Toba 2018 di Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatra Utara.

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera), pada 2020, akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,1 triliun untuk pembangunan infrastruktur di lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Lombok, Labuan Bajo, serta Manado Bitung-Likupang.

Jumlah tersebut tumbuh lebih dari 400% dari anggaran yang ditetapkan tahun ini yakni Rp1,7 triliun.

Dana sebesar itu akan digunakan untuk membangun infrastruktur konektivitas seperti jalan dan pjembatan, sumber daya air serta permukiman di sekitar KSPN Super Prioritas.

“Sektor pariwisata adalah sektor unggulan yang harus didukung oleh ketersediaan infrastruktur. Maka itu pmeerintah sediakan anggaran yang besar,” ujar Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono melalui keterangan resmi, Rabu (11/9).

Untuk kawasan Danau Toba, Kementerian PU-Pera akan membangun infrastruktur Jembatan Tano Pangol di Samosir sepanjang 1,2 km dengan anggaran Rp297 miliar dengan masa pelaksanaan 2020-2021. Selain itu, dilakukan juga preservasi dan pelebaran Jalan Lingkar Samosir dengan total anggaran Rp526 miliar.

Kementerian PU-Pera juga melakukan pelebaran Alur Tano Ponggol dari 25 meter menjadi 80 meter dengan panjang 120 meter senilai Rp325 miliar. Kawasan Parapat yang merupakan salah satu kawasan pelabuhan juga akan ditata dengan membangunan gerbang kawasan dannruang publik senilai Rp198,2 miliar.

Di KSPN Borobudur, pada 2020 akan dilakukan kegiatan berupa penataan kawasan permukiman dengan membangun Gerbang Palbapang dan penataan koridor Jalan Mayor Kusen dengan anggaran sebesar Rp150 miliar. Ada pula pembangunan Gerbang Klangon dan penataan jalan Klaben, Gerbang Wisata Borobudur serta penataan parkir dan lokasi pedagang kaki lima di kawasan Candi Mendut dengan anggaran sebesar Rp70 miliar.

Di Lombok, program yang akan dijalankan adalah pembangunan Jalan Bandara Internasional Lombok (BIL)-Kuta Mandalika dengan panjang 17 kilometer dengan anggaran Rp1,45 triliun, pengembangan kawasan Gili sebesar Rp50 miliar dan pengembangan Geopark Rinjani dengan nilai Rp30 miliar.

Untuk KSPN Labuan Bajo, pada 2020, dilakukan peningkatan jalan dan trotoar ruas jalan Soekarno Hatta Atas, peningkatan jalan dan trotoar ruas Jalan Soekarno Hatta Bawah, penataan kawasan Puncak Waringin, Batu Cermin, Kampung Baru, Bukit Pramuka, serta Kawasan Rinca.

Adapun, untuk KSPN Manado-Bitung-Likupang, pemerintah akan segera menyelesaikan Bendungan Kuwilkawangkoan di Kabupaten Minahasa Utara, Jembatan Bitung-Pulau Lembeh, Jalan Tol Manado-Bitung dan menata Kawasan Bunaken serta Pantai Malalayang. (Pra/OL-09)

BERITA TERKAIT