11 September 2019, 09:55 WIB

PT Pembangunan Perumahan Bangun Dua PLTU Milik PLN


Andhika Prasetyo | Ekonomi

Antara/Kahfie Kamaru
 Antara/Kahfie Kamaru
Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk (PTPP) Lukman Hidayat (tengah).

PT Pembangunan Perumahan akan mengerjakan dua proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 2x50 megawatt milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Dua pembangunan itu akan berlokasi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Utara (Sulut).

Direktur Utama PT PP Lukman Hidayat mengungkapkan proses pengerjaan akan dilakukan segera dan diharapkan dua PLTU itu bisa beroperasi pada 2020 mendatang.

"Kami optimistis dapat menyelesaikan proyek tersebut untuk unit pertama selama 36 bulan dan unit kedua selama 39 bulan. Dengan target tersebut, perseroan optimis kedua PLTU tersebut dapat beroperasi pada tahun 2022," ujar Lukman melalui keterangan resmi, Rabu (11/9).

Ia menyebutkan total nilai kontrak untuk proyek itu sebesar Rp2,1 triliun dan total investasi keseluruhan memcapai Rp8 triliun.

PLTU di NTT akan dibangun di Desa Panaf, Kupang Barat, dengan luas lahan mencapai 30 hektare (ha). Sementara, PLTU di Sulut akan berdiri di lahan seluas 32 ha di Desa Bolaang Mangitang Timur, Bolaang Mongondow.

Dengan pembangunan PLTU Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara, rasio elektrifikasi di dua provinsi tersebut diharapkan daapt semakin baik. (OL-09)

BERITA TERKAIT