11 September 2019, 07:10 WIB

Korporasi masih Dominasi Kredit Perbankan di Kalteng


Surya Sriyanti | Nusantara

MI/Surya Sriyanti
 MI/Surya Sriyanti
Kepala Tim advisory dan pengembangan ekonomi BI Kalteng, Setian

BERDASARKAN data Bank Indonesia (BI) pada 2019, kredit perbankan di Kalimantan Tengah (Kalteng) pada  sektor pertanian total mencapai Rp24,45 triliun atau sekitar 44,23%. Dari jumlah itu sebanyak 91,42%  masih dikuasai oleh korporasi. Kepala Tim advisory dan pengembangan ekonomi BI Kalteng, Setian kepada wartawan di Palangka Raya, Rabu (11/9) menjelaskan, kredit perbankan Kalteng pada Juli 2019 berdasarkan lokasi proyek masih didominasi bidang pertanian. Dengan capaian angka Rp24,45 Triliun (44,23%) dan perdagangan Rp6,19 triliun (11,20%).

"Dari jumlah Rp24,45 triliun untuk kredit pertanian, pangsa kredit perkebunan (korporasi) terhadap total kredit sektor pertanian dan perhutanan mencapai 91,42%," ujarnya.

Namun bila dilihat dari sisi pertumbuhan, menurutnya peningkatan kredit tertinggi terjadi pada komponen kredit perbankan di lapangan usaha pertanian /perkebunan dengan capaian 9,07% (month to month/mtm). Setian menambahkan bila dilihat berdasarkan lokasi bank, kredit masih didominasi oleh sektor pertanian yang mencapai Rp5,38 triliun (18,67%), disusul kredit perkebunan sebesar Rp5,28 triliun (18,35%).

Dari sisi kualitas, pembiayaan kredit pertambangan masih memiliki kualitas kredit paling rendah. Untuk Juli tahun ini tercatat hanya 10,49% atau lebih rendah dibandingkan lapangan usaha lainnya.

baca juga: Tol Laut, Sambung-Menyambung Menjadi Satu Indonesia

"Tapi bila dilihat dari sisi pertumbuhan, pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor industri yang mencapai 5,62% (month to month/mtm)," pungkasnya. (OL-3)

BERITA TERKAIT