11 September 2019, 07:50 WIB

Sakit Habibie Dipicu Kelelahan


Tesa Oktiana Surbakti | Humaniora

MI/MOHAMAD IRFAN
 MI/MOHAMAD IRFAN
Putra Presiden ke-3 BJ Habibie, Thareq Kemal memberikan keterangan terkini kondisi BJ Habibie di Lobi RSPAD, Jakarta.

KONDISI Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie dipastikan semakin membaik dan stabil. Penyakitnya dipicu karena kelelahan. Putra bungsu BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie, menyayangkan kabar bohong alias hoaks yang menyebut ayahnya telah tiada.

"Jangan percaya hoaks.Perca-yalah pada sumber berita yang asli. Tadi pagi saya mendapat pesan innalillahi, padahal bapak saya belum meninggal," tutur Thareq saat memberikan konferensi pers di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan ayahnya sengaja dibawa ke RSPAD agar dapat ber-istirahat maksimal sebab aktivitas Habibie di usia senja masih tergolong tinggi. Berbagai kalangan sering mengunjungi Habibie untuk meminta pandangan sang mantan presiden.

Thareq mengatakan pihak keluarga membawa Habibie ke rumah sakit agar dapat beristirahat.

Kalau berada di rumah, Habibie kerap dijenguk tamu akibatnya tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. "Membuat bapak beraktivitas lagi dan tidak akan ada waktu untuk beliau istirahat," ujarnya.

Saat ini, Habibie tengah dirawat di ruang cardiac intensive care unit (CICU). Pihak keluarga berharap dengan perawatan sesuai aturan CICU, kesehatan Habibie segera membaik, mengingat sakit yang dialami pria berusia 83 tahun itu dipengaruhi faktor kelelahan.

"Bapak (Habibie) memang ditaruh di CICU untuk benar-benar beristirahat karena sesuai peraturan CICU, orang yang boleh menjenguk sangat terbatas. Keponakan saja tidak semua. Hanya kakak, adik, anak, dan cucu," papar Thareq.

Dia tidak memungkiri bahwa ayahnya masih lemas. Namun, Thareq mengungkapkan Habibie masih bisa berinteraksi sekaligus memberikan respons.

"Tidak benar bapak dalam keadaan kritis," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla menjenguk Habibie sekitar pukul 18.25 WIB, kemarin.

"Pak JK sempat (menjenguk). Hanya sebentar, kira-kira 5 menit, langsung pulang lagi. Dia (JK) masuk ke ruangan memakai masker," ungkap Thareq yang didampingi dokter kepresidenan, Terawan Agus Putranto.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga membesuk Habibie.

Menurut Anies, kondisi ahli kedirgantaraan itu cukup berat hingga tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga atau pun tim dokter.

"Beliau sadar mendengar, tetapi tidak berkomunikasi karena ada alat-alat juga yang dipasang di situ," kata Anies. (Tes/Put/Ins/X-4)

BERITA TERKAIT