10 September 2019, 18:40 WIB

Guatemala Kirim 2.000 Tentara ke Perbatasan Pascaserangan Maut


Antara | Internasional

ANTARA FOTO/REUTERS/Luis Echeverria/aww/cfo
 ANTARA FOTO/REUTERS/Luis Echeverria/aww/cfo
Prajurit berpatroli saat pengepungan sementara, yang disetujui oleh Kongres Guatemala, menyusul kematian beberapa prajurit minggu lalu,  

RIBUAN tentara Guatemala pada Senin (8/9) waktu setempat diterjunkan ke sebuah daerah di dekat perbatasan dengan Honduras dan Meksiko dalam upaya meningkatkan keamanan setelah tiga tentara ditembak mati oleh tersangka para penyelundup narkoba.  

Honduras dan Meksiko merupakan lokasi konflik sosial yang telah berlangsung lama.

Menteri Pertahanan Luis Miguel Ralda mengatakan kepada para wartawan bahwa 2.000 anggota pasukan diterjunkan sebagai bagian dari misi itu, setelah Kongres dua hari lalu menyatakan keadaan darurat.  

"Kami berharap mereka mampu menciptakan ketenangan, keamanan dan perdamaian untuk masyarakat di wilayah ini," kata Menhan.

Dia menyadari bahwa daerah itu dilanda tindakan anarkis akibat pemerasan dan kejahatan narkoba lainnya.  


Baca juga: Rusia Jajaki Kerja Sama Keamanan Siber di Indonesia


Selama beberapa dekade, wilayah itu dilanda serangkaian konflik antarpenduduk setempat dan para pemilik tanah, perusahaan penambangan, dan perkebunan kelapa sawit, termasuk masyarakat penduduk asli.

Militer Guatemala pekan lalu mengatakan geng tersangka penyelundup narkoba menyerbu patroli sembilan tentara di Provinsi Izabal. Para petugas patroli itu sedang menjalankan tugas untuk menyita pesawat, yang diduga membawa narkoba. Dalam serangan itu, tiga tentara tewas.

Sejumlah pejabat melaporkan mereka mengidentifikasi hampir 50 landasan pacu ilegal, yang mereka katakan digunakan untuk mengirim narkoba.  

Serangan terhadap tentara, salah satu insiden kekerasan terparah terhadap militer selama beberapa tahun, mendorong anggota parlemen pada Sabtu (7/9) mengesahkan status darurat selama 30 hari. Melalui dekrit tersebut, pemerintah memberlakukan pembatasan jam malam di provinsi-provinsi di timur laut, yaitu Alta Verapaz, El Progreso, Izabal, Peten, Zacapa, serta Baja Verapaz. (OL-1)

BERITA TERKAIT