10 September 2019, 14:24 WIB

Polisi dan PSSI Pastikan Laga Indonesia vs Thailand Terkendali


Ferdian Ananda Majni | Sepak Bola

MI/Tosiani
 MI/Tosiani
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

KABID Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan pihaknya memang harus melakukan koordinasi dengan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sebab, koordinasi pengamanan dengan PSSI dibutuhkan guna mewujudkan laga berlangsung aman dan terkendali

"Kemudian semua kegiatan kita kawal, mulai dari bandara kalau ada suporter dari Thailand. Begitu juga di hotel, kita kawal menuju dan ke GBK," kata Argo dimintai keterangannya, Selasa (10/9).

Argo menyebut pihaknya menerjunkan sebanyak 10 aparat gabungan TNI-Polri guna memperketat pengamanan laga Indonesia vs Thailand dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Selasa (10/9) malam.

"Kita bagi pengamanan menjadi empat ring. Tentunya di dalam stadion ada ring satu, kemudian di luar stadion itu ring dua, ring tiga adalah area masuk ke stadion GBK, dan ring empat di jalan-jalan menuju GBK," terangnya.

Dia menambahkan, jelang laga nantinya, aparat gabungan akan bersiaga dan melakukan pemeriksaan barang bawaan para penonton sebelum masuk stadion.

"Jangan sampai membawa senjata tajam atau pun minuman dalam kemasan plastik yang ada nettonya. Kita enggak memperbolehkan membawa masuk, nanti akan kita cek penonton ini," sebutnya.

Dengan melakukan pengamanan itu, setidaknya tidak ada lagi tindakan anarkistis yang dilakukan para suporter. Bahkan Argo berharap pendukung timnas bisa menjadi contoh yang baik bagi negara lain.

"Jangan sampai kita berbuat, kita akan mendapat sanksinya. Kita tunjukkan sportivitas sebagai tuan rumah yang layak dan cocok menjadi tuan rumah yang baik," lanjutnya.

Sebelumnya, kerusuhan sempat terjadi di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) usai pertandingan Indonesia vs Malaysia, Kamis, (5/9). Suporter Indonesia tak terima kalah dengan skor 2-3,

Aksi kurang terpuji diperlihatkan pendukung Timnas Indonesia kepada suporter Malaysia. Mereka mendapatkan lemparan botol dari atas tribune. Tak hanya botol, pendukung Indonesia juga melempar bom asap ke pendukung Malaysia.

Aksi kurang terpuji itu sangat disayangkan, karena membuat kedua tim pun menghentikan laga sementara.

Akibat kejadian tersebut, satu pendukung Malaysia harus dipandu keluar dengan tim medis lantaran terkena lemparan.

Para pendukung Indonesia pun terus meneriaki fans Malaysia. Perbuatan suporter Indonesia sungguh disesalkan, selain merugikan tim lawan, tentu kejadian tersebut bisa merugikan Indonesia sendiri sebagai tuan rumah. (OL-09)

BERITA TERKAIT