10 September 2019, 14:09 WIB

YDBA Resmikan Sektor Unggulan Logam di Solo


Ferdinand | Nusantara

MI/Ferdinand
 MI/Ferdinand
Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), Henry C Widjaja melihat Teknik Solo, Jawa Tengah, Selasa (10/9).

YAYASAN Dharma Bhakti Astra (YDBA) meresmikan sektor unggulan logam dan kantor Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) di Kampung Sekipan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (10/9). Sektor unggulan merupakan program pengembangan UKM dengan melibatkan komunitas UKM sejenis. Hal ini dalam rangka mengubah sentra industri tradisional menjadi sentra industri modern yang sesuai dengan standar industri besar.

Peresmian ditandai penandatanganan kesepakatan bersama antara YDBA, pelaku UKM, dan PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang akan berperan sebagai ayah angkat pada sektor unggulan di Surakarta.

Ketua Pengurus YDBA, Henry C. Widjaja mengatakan, sektor unggulan logam di Kota Surakarta merupakan sektor unggulan ke-17 yang dikembangkan YDBA. Selain di Kota Surakarta, sektor unggulan serupa juga terdapat di Klaten, Jogjakarta, Tegal, dan Sidoarjo.

Di Kota Surakarta ada tujuh UKM logam yang menjadi percontohan. Mereka sebelumnya telah mendapatkan program pelatihan dan pendampingan basic mentality dan 5 R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin).

Tujuan akhir yang ingin dicapai ialah UKM pilot tersebut mampu berproduksi secara konsisten mengikuti standar industri besar. Untuk itu mereka akan diberikan pendampingan selama dua tahun dan menjalani program peningkatan kapasitas melalui pemberian order berupa bar connector dan bracket untuk komponen mesin produksi PT ADM.

"Cita-cita sederhananya adalah bagaimana mereka berproduksi secara konsisten mengikuti standar industri besar. Kalau mereka berhasil bukan tidak mungkin mereka akan masuk menjadi chain suplay Astra," kata Henry seusai peresmian, Selasa (10/9).

Pendampingan terhadap sektor unggulan akan berlangsung selama dua tahun. Setelah itu mereka diminta untuk mengajak rekan-rekannya untuk bergabung dalam sebuah wadah koperasi. Henry menekankan, pembentukan koperasi itu sangat penting. Sebab, kebutuhan PT ADM cukup besar, sehingga tidak bisa kalau hanya mengandalkan produksi di satu tempat.

"Harus dibagi-bagi," imbuh Henry.

Ketua Pembina YDBA yang juga Direktur PT Astra International Tbk, Gita Tiffany Boer berharap, peresmian sektor unggulan dan kantor LPB di Surakarta dapat memberikan banyak manfaat kepada masyarakat sekitar.

"Sehingga misi Astra untuk dapat sejahtera bersama bangsa dapat terwujud," tegasnya.

baca juga: Puluhan Ribu Warga Dapat Nasi Jangkrik Pada Tradisi Buka Luwur

Gita menambahkan, YDBA merupakan lembaga nirlaba yang didirikan oleh pendiri Astra, William Soeryadjaya pada 1980. Selama 39 tahun berkiprah yayasan dengan filosofi 'Berikan Kail Bukan Ikan' ini telah membina 10.894 UMKM, melatih 734 pemuda putus sekolah menjadi mekanik, dan secara tidak langsung menciptakan 68.030 lapangan kerja. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT