10 September 2019, 15:30 WIB

Abraham Dapat Serangan Rasial, Ibunda Menangis


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

AFP/Ian KINGTON
 AFP/Ian KINGTON
Tammy Abraham

STRIKER Chelsea Tammy Abraham mengatakan ibunya sangat terpukul dan menitikkan air mata ketika tahu dirinya mendapatkan serangan rasial di media sosial, beberapa waktu lalu.

Pemain berusia 21 tahun itu mendapatkan ejekan bernada rasial ketika gagal mengesekusi penalti saat melawan Liverpool pada laga Piala Super Eropa.

Kegagalan itu menyebabkan Chelsea harus melihat Liverpool mengangkat trofi di akhir laga.

"Saya ingat ketika berbicara dengan ibuku. Sia sangat emosional. Dia menangis," kata Tammy, seperti dilansir Mirror.

Baca juga: Mallorca Pinjam Baba Rahman dari Chelsea

Tammy mengaku ibunya sedih melihat anaknya harus mendapatkan perlakuan tak terpuji itu.

"Mengapa dia? Sangat tidak baik, ketika melihat anakmu diserang seperti itu," kata Tammy menirukan perkataan ibunya.

Pemain jebolan akademi Chelsea itu mengaku kecewa jika ibunya harus menanggung kejadian itu.

"Bagiku, saya selalu memiliki karakter yang kuat. Itu tidak akan berdampak banyak padaku. Tapi, itu akan berdampak pada orang yang tidak memiliki karakter seperti saya," kata Tammy. (OL-2)

BERITA TERKAIT