10 September 2019, 12:51 WIB

KPK Panggil Wakil Ketua Komisi XI DPR Terkait Kasus Sukiman


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

MI/ADAM DWI
 MI/ADAM DWI
Anggota DPR Fraksi PAN Sukiman (rompi tahanan), tersangka dalam kasus suap pengurusan dana perimbangan Kabupaten Pegunungan Arfak.

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Wakil Ketua Komisi XI DPR Achmad Hafisz Tohir terkait kasus dugaan suap anggota DPR dari Partai Amanat Nasional (PAN) Sukiman.

Achmad Hafisz dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Sukiman dalam perkara suap pengurusan dana perimbangan APBN-P 2017 dan APBN 2018 untuk Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka SUK (Sukiman)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/9).

Hafisz dan Sukiman berasal dari Fraksi PAN dan keduanya berada di Komisi XI DPR.

Baca juga: Sukiman Disebut Terima Suap 5 Kali

Sukiman ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari mantan Plt Kadis PUPR Pegunungan Arfak Natan Pasomba yang juga merupakan tersangka dalam kasus tersebut.

Komisi antirasuah menduga Natan memberikan suap kepada Sukiman untuk memuluskan pengurusan dana perimbangan untuk Kabupaten Pegunungan Arfak.

Saat ini, Natan sudah diproses di meja hijau. Dia didakwa menyuap Sukiman Rp2,65 miliar dan US$22 ribu. Suap diberikan agar Kabupaten Pegunungan Arfak mendapatkan alokasi anggaran dari APBN.

Dalam persidangan, Sukiman disebut menerima fee lima kali terkait DAK Kabupaten Pegunungan Arfak. Fee disebut diberikan secara bertahap oleh Kepala Seksi Perencanaan DAK Fisik Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan pada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Rifa Surya. (OL-2)

BERITA TERKAIT