10 September 2019, 10:30 WIB

Wolff Sebut Aksi Leclerc di GP Italia Lewati Batas


Basuki Eka Purnama | Olahraga

AFP/GEORG HOCHMUTH/APA
 AFP/GEORG HOCHMUTH/APA
Bos Mercedes Toto Wolff

BOS Mercedes Toto Wolff menyebut aksi kontroversial Charles Leclerc yang mengeblok Lewis Hamilton di GP Italia melewati batas. Namun, Wolff mengakui bahwa steward akan butuh pengawalan polisi saat meninggalkan Monza, Minggu (8/9), seandainya mereka menghukum pembalap Ferrari itu.

Wolff dengan tegas menyatakan dirinya tidak puas dengan keputusan steward di GP Italia namun mererima hal tersebut.

Leclerc menjadi juara di GP Italia sementara juara bertahan asal Mercedes Lewis Hamilton menduduki posisi ketiga di belakang rekan setimnya Valtteri Bottas setelah dua kali harus melakukan langkah menghindar untuk menghindari tabrakan dengan Leclerck yang menghalangi pergerakannya dua kali di chicane kedua dan di Curva Grande.

Steward melihat pelanggaran itu dan hanya mengibarkan bendera hitam-putih sebagai peringatan bagi Leclerc. Bendera itu berarti Leclerc tidak mendapatkan hukuman apa pun meski melakukan pelanggaran.

Baca juga: Leclerc Akhiri Penantian Panjang Ferrari

"Para steward berada dalam posisi yang sulit, sangat sulit. Tapi, apa yang dilakukan Leclerc melewati batas dan Lewis bersikap apik tidak menjadikan hal itu sebagai insiden," ujar Wolff.

"Namun, pada akhirnya, apa yang bisa Anda lakukan? Memberi Ferrari yang tengah memimpin di Monza penalti lima detik? itu tidak mungkin karena kemudian Anda akan butuh pengawalan polisi untuk keluar dari sana," imbuhnya.

Wolff kemudian mengkritik diizinkannya aksi membalap yang agresif dan berbahaya di Formula 1,

"Saat ini banyak mobil bersentuhan dan pasti akan semakin banyak hal itu terjadi. Menurut saya, hal itu akan berujung pada adanya tabrakan," kata Wolff. (AFP/OL-2)

 

BERITA TERKAIT