10 September 2019, 09:50 WIB

Para Kepala Daerah Bahas Tantangan Pembangunan


Dede Susianti | Politik dan Hukum

MI/Dede Susianti
 MI/Dede Susianti
Wali Kota Bogor Bima Arya

PARA wali kota di Indonesia yang tergabung di Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) berkumpul di Kaukus Wali Kota Ikatan Ahli Perencanaan Indonesia (IAPI) 2019 di Bogor, kemarin. Pertemuan bertajuk Komunikasi Bersama Wali Kota Se-Indonesia itu bertujuan untuk mendiskusikan tantangan dalam pembangunan perkotaan. "Kegiatan ini juga merupakan bagian dari Kongres Perencanaan Kota Sedunia atau International Society of City and Regional Planners (ISOCARP)," kata Wali Kota Bogor Bima Arya di Bogor, kemarin.

Hadir pada kesempatan itu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) dan 23 wali kota dari seluruh Indonesia.

Bima yang bertindak sebagai tuan rumah yang juga juru bicara Apeksi  menyebutkan, ada tiga isu besar yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Pertama, kata Bima, fokus membicarakan tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDG's).

"Ada kesepakatan tadi untuk saling mendukung agar target SDG's berjalan dengan baik. Ada keinginan agar kita sama-sama fokus meningkatkan kualitas hidup warga sesuai SDG's," ungkapnya.

Agenda kedua, lanjutnya, menyangkut pentingnya kolaborasi antar wilayah. Apeksi, katanya, sepakat tidak hanya betemu di acara besar, tapi forum ini akan lebih sering fokus berbicara gagasan dan ide. "Ketiga, kami juga menyentuh isu perhatian besar rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur," kata Bima.

Bima menyebutkan, pihaknya memahami menyepakati gagasan pemindahan ibu kota negara penting dan harus didukung. Namun demikian, dirinya berharap perencanaan pemindahan IKN harus matang terutama untuk menyeimbangi dampak kawasan seputaran calon ibu kota. "Kami melihat mengapa perlu kajian matang, karena ini satu model. Kalau baik menjadi best practice, kalau gagal menjadi preseden," ujarnya.

Ketua IAPI Bernardus Djonoputro menjelaskan, Kaukus Wali Kota ialah forum tempat wali kota membicarakan satu fokus yang membicarakan gagasan dan permasalahan bagi wali kota. "Kali ini kita menyelenggarakan bersamaan dengan kongres perencanaan kota sedunia yang akan dibuka Presiden. Akan hadir 550 perencana kota dari 44 negara di dunia," paparnya. (DD/P-4)

BERITA TERKAIT