10 September 2019, 08:50 WIB

Dubai Expo Ajang Branding Indonesia Emas


Akhmad Mustain Laporan dari Dubai | Internasional

Dok. World Dubai Expo 2020
 Dok. World Dubai Expo 2020
Dubes Indonesia untuk Uni Emirat Arab Hussain Bagis, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Direktur Eksekutif DWE 2020 Najeeb Muhammed AlAli.

KEPALA Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menegaskan Dubai World Expo (DWE) 2020 penting bagi Indonesia. Ajang internasional itu akan dimanfaatkan sebagai sarana promosi untuk memperkenalkan Indonesia ke masyarakat dunia.

"Kami akan menampilkan gambaran mengenai masa depan Indonesia pada 2045 atau apa yang kami sebut Indonesia Emas 2045," ujar Triawan saat memberikan sambutan dalam acara groundbreaking Paviliun Indonesia untuk DWE 2020 di Dubai, Uni Emirat Arab, kemarin.

DWE 2020 yang akan diikuti 190 negara berlangsung selama enam bulan mulai 20 Oktober 2020 hingga 10 April 2021. Ajang tersebut diprediksi bisa menarik 25 juta pengunjung dari seluruh dunia.

Triawan menjelaskan Paviliun Indonesia yang berukuran sekitar 1.860 meter persegi terletak di Distrik Oppurtunity. Dalam DWE 2020 akan ada tiga distrik, yaitu Oppurtunity, Mobility, dan Sustanability.

"Seperti yang diamanatkan Presiden, kami akan menghadirkan Paviliun Indonesia dengan tradisi yang kuat, tetapi dalam kemasan dan rancangan yang futuristik," tutur Triawan.

Dengan konsep itu, Triawan yakin pengunjung yang masuk ke Paviliun Indonesia akan mendapatkan kesan bahwa Indonesia merupakan negara penting dan memainkan peran dalam menciptakan masa depan dunia yang lebih baik.

"Saya yakin ketika pengunjung meninggalkan Paviliun Indonesia akan dipenuhi dengan rasa optimisme, keingintahuan, dan kegembiraan tentang Indonesia, orang-orangnya dan visi masa depan mereka," tuturnya.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Dody Edward menambahkan manfaat Indonesia berpartisipasi dalam kegiatan ini ialah investasi jangka panjang. "Kami yakin bahwa branding bangsa yang kuat akan memiliki dampak luar biasa terhadap soft power Indonesia di mata dunia."

Dody mengatakan Paviliun Indonesia akan menghadirkan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri atas 17.000 pulau dan 70% bagian wilayahnya ialah lautan, dengan keragaman budaya, agama, etnik dan bahasa, keindahan alam, serta sumber daya alam yang besar.

"Kami akan menawarkan berbagai peluang yang tak ternilai, tak terbatas, dan beragam untuk bekerja sama, mengeksplorasi, dan berinvestasi sebagai mitra global," ujar Komisaris Jenderal Paviliun Indonesia di DWE 2020 itu. (X-10)

BERITA TERKAIT