10 September 2019, 04:20 WIB

Lucky Hakim Kritik Eksploitasi Pekerja Seni


mediaindonesia | Hiburan

MI/PERMANA
 MI/PERMANA
politikus Partai NasDem Lucky Hakim, 

BESAR di dunia hiburan, politikus Partai NasDem Lucky Hakim, 41, tahu betul betapa kerasnya bidang yang digelutinya itu. Eksploitasi industri terhadap para pekerja seni sangat besar dan perlu dicarikan solusinya.

Alur produksi yang semakin meningkat membuat pola kerja pemain dan tim sinetron menjadi semakin berat. Dia mengenang pengalamannya saat para kru dan seniman, termasuk anak-anak dituntut bekerja melebihi batas waktu yang ditentukan.

"Skema rating dan share adalah salah satu contoh yang paling memberatkan dalam dunia sinetron. Semenjak itu ada, seakan-akan membelenggu kita," bebernya saat berbicara dalam Dialog Selasa: Quo Vadis Perlindungan Pekerja Seni di Kantor DPP Partai Nasdem, Menteng, Jakarta, pekan lalu.

Ketika seseorang menulis kisah yang sangat buruk untuk tayangan sinetron, imbuhnya, kisah itulah yang akan laku atau diterima di pasaran. "Jadi, bukan berarti seorang penulis tak mampu memberikan sesuatu yang lebih baik ke masyarakat," ujar laki-laki kelahiran Cilacap itu.

Bahkan kru sinetron, lanjut Lucky, dalam realitasnya juga banyak yang tidak terdaftar atau didaftarkan rumah produksi sebagaimana diatur dalam UU Ketenagakerjaan. Mereka pun kerap kesusahan bila terjadi kecelakaan. (*/H-2)

BERITA TERKAIT