09 September 2019, 22:15 WIB

Cegah Sampah, Bantaran Kali Jambe Dipagari


Gan/ant/J-3 | Megapolitan

ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
 ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah
Sejumlah petugas gabungan melakukan proses pembersihan Kali Jambe di Tambun, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

KONDISI Kali Jambe di Desa Mangunjaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai bersih. Sampah yang ada dibersihkan Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui proses pengangkutan selama dua hari dari Jumat (6/9) hingga Sabtu (7/9) .

Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Supriyanto di Cikarang, kemarin, mengatakan, proses pembersihan Kali Jambe melibatkan 100 personel gabungan dari DLH, Dinas PUPR, Kecamatan Tambun Selatan, Koramil, serta warga sekitar.

Dalam kegiatan pembersihan itu sejumlah alat berat, seperti backhoe diturunkan, lima unit truk sampah, dan tiga unit gerobak motor.

"Total ada sekitar 100 ton sampah yang kami angkut dan telah dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng," katanya.

Pihaknya juga meminta masyarakat agar mengubah perilaku kebiasaan buruk membuang sampah di kali tersebut, juga ke kali-kali atau sungai lain di mana pun sehingga ke depan tidak ditemukan lagi tumpukan sampah yang menutup aliran sungai. "Kita sedang rencanakan penempatan kontainer sampah dan koordinasi ke Satpol PP untuk penutupan TPS liar," kata dia.

Sementara itu, Camat Tambun Selatan, Iman Santoso mengatakan, pihaknya akan memagari bantaran Kali Jambe. Tujuannya agar warga perumahan sekitar tidak lagi bisa membuang sampah ke kali. Ia juga mengaku telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan penutupan sejumlah TPS liar di wilayahnya. "Kita sudah sampaikan ke teman-teman desa agar TPS liar ditutup, nanti kita perkuat dengan dibantu personel Satpol PP," ungkapnya.

Disebutkannya bahwa para pemilik lahan yang dijadikan TPS liar itu beralasan, tanah itu miliknya sendiri sehingga bebas melakukan apa pun. "Itu tidak boleh, salah pemikirannya. Ini kan banyak merugikan masyarakat dan melanggar juga bisa ditindak," tegas Iman Santoso.

Sebelumnya, Pemkab Bekasi mendapat sorotan tajam karena membiarkan sampah menumpuk sekian lama membuat warga setempat kehilangan selera makan dan kualitas tidur terganggu akibat bau sampah menyengat. (Gan/ant/J-3)

BERITA TERKAIT