09 September 2019, 18:50 WIB

Penurunan Angka Tilang dan Laka Lantas di Malang Diharap Bertahan


Bagus Suryo | Nusantara

MI/Bagus Suryo
 MI/Bagus Suryo
 Sejumlah personel Kepolisian Resort (Polres) Malang, Jawa Timur, menggelar Operasi Patuh Semeru 2019, Senin (9/9).

KEPOLISIAN resort (Polres) Malang, Jawa Timur, menyatakan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah kerjanya menurun selama setahun terakhir.

"Analisis dari data tilang terdapat penurunan angka jumlah pelanggar selama tahun 2019 sebanyak 258 pelanggar atau menurun 12%," tegas Kapolres Malang Ajun Komisaris Besar Polisi Yade Setiawan Ujung, kepada Media Indonesia, Senin (9/9).

Yade mengungkapkan data tilang selama 2018 sebanyak 2.179 pelanggar. Adapun sampai dengan September 2019 sebanyak 1.921 pelanggar.

Baca juga: Angka Kecelakaan Lalu Lintas Turun 68%

Adapun data kecelakaan lalu lintas selama 2018 lalu terdapat 6 kejadian, satu orang luka berat, 13 luka ringan dengan kerugian materiil Rp1,8 juta.

Kasus serupa selama 2019 ada 4 kejadian laka lantas, 6 orang luka ringan dan kerugian materiil Rp1,1 juta. Data itu juga mengalami penurunan sebanyak 2 kejadian atau dalam persentase turun sebanyak 33%. Penurunan angka tilang dan laka lantas, lanjutnya, menunjukkan tren positif.

Untuk itu Polres Malang berharap dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2019 yang berlangsung selama 11 hari sejak 29 Agustus sampai 11 September 2019 juga menunjukkan hasil serupa.

"Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2019 masih tersisa 2 hari, semoga tren positif yang ada dapat dipertahankan dan hal ini menggambarkan perubahan mindset pada masyarakat Kabupaten Malang dalam berkendara di jalan raya," ujarnya.

Dalam meningkatkan kepatuhan, Polres setempat getol meluncurkan video sosialisasi dan edukasi. Sejauh ini sudah 16 video kreatif garapan personel Polres yang viral. Terbaru video KKN di Pos Karanglo cepat viral.

Di Instagram polresmalangofficial disukai 3.102 netizen. Demikian juga Instagram Satlantasresmalang sebanyak 1.529 warganet dan Aremafcofficial ada sebanyak 85.537 metizen menyukai pesan yang disampaikan di video tersebut.

Dari 170 komentar warganet rata-rata memuji kreativitas Polres Malang dalam membuat film sosialisasi lalu lintas tersebut. Inovasi teknologi dan informasi berbasis aplikasi itu sangat mengena dalam edukasi meningkatkan kepatuhan.

"Terkait video-video edukasi kita salah satunya KKN di Karanglo sepertinya kalau dilihat dari komen-komen masyarakat netizen di Sosmed sangat di apresiasi dan mengena. Kita harap berpengaruh positif terhadap budaya tertib berlalu lintas," tegasnya. (BN/A-3)

BERITA TERKAIT