09 September 2019, 15:13 WIB

Dua Gelas Soft Drink Pertinggi Risiko Kematian


Fathurrozak | Weekend

AFP/Justin Sullivan
 AFP/Justin Sullivan
soft drink

BADAN Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) meneliti hubungan antara jumlah konsumsi soft drink yang dimaniskan dengan gula dan pemanis buatan, serta jumlah kematian dan penyebab spesifik.

Studi yang dipublikasikan di ScienceDaily ini termasuk data dari lebih dari 450 ribu orang dalam kelompok Investigasi Eropa ke dalam Kanker dan Nutrisi (EPIC), dengan periode tindak lanjut rata-rata lebih dari 16 tahun.

Dibandingkan dengan peserta yang minum kurang dari satu gelas minuman ringan yang dimaniskan dengan gula atau pemanis buatan per bulan, peserta yang minum dua gelas atau lebih dari minuman ini per hari memiliki risiko lebih tinggi untuk semua penyebab kematian.

Selain itu, konsumsi dua gelas atau lebih minuman ringan dengan pemanis buatan per hari ditemukan berhubungan positif dengan kematian akibat penyakit peredaran darah, dan konsumsi satu atau lebih gelas minuman ringan manis per hari ditemukan berhubungan positif dengan kematian akibat penyakit pencernaan.

Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) merupakan bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Misinya ialah untuk mengoordinasikan dan melakukan penelitian tentang penyebab kanker manusia dan mekanisme karsinogenesis, dan untuk mengembangkan strategi ilmiah untuk pengendalian kanker. Badan ini terlibat dalam penelitian epidemiologi dan laboratorium, dan menyebarkan informasi ilmiah melalui publikasi, pertemuan, kursus, dan beasiswa. (M-4)

BERITA TERKAIT