09 September 2019, 12:30 WIB

Kembangkan Desa Wisata Terong, PLN Babel Dapat Penghargaan


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

MI/Rendy Ferdiansyah
 MI/Rendy Ferdiansyah
General Manager PLN Babel Abdul Mukhlis menerima penghargaan karena mengembangkan Desa Wisata Terong.

PENGEMBANGAN Desa Wisata Terong di Kabupaten Belitung untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian desa melalui Program Corporate Social  Responsibility (CSR) PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung (Babel) diganjar dengan penghargaan emas dari Indonesia Sustainable Development Award (ISDA) 2019

Penghargaan dalam kategori social development goals (SDGs) tujuan satu, yaitu mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuk di mana pun diterima General Manager PLN Babel Abdul Mukhlis di Hotel Bidakara, Jakarta.

"Kami berterima kasih atas pengakuan dari ISDA terhadap program CSR kami. Hal ini mendorong kami terus berkomitmen mendorong program-program kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan," kata Abdul Mulhlis, Senin (9/9).

Ia menyebutkan. ISDA Award merupakan penghargaan CSR bergengsi kepada pelaku usaha atas komitmen melaksanakan program pemberdayaan  masyarakat berkelanjutan.

Ia mengaku Desa Wisata Terong yang dirintis sejak 2016 itu kini semakin mandiri.

Baca juga: Kualitas Udara Berbahaya, Pelajar di Jambi Diliburkan

Desa itu bergerak melalui swadaya masyarakat dan didukung program bina desa wisata PLN Peduli dengan berkolaborasi bersama stakeholder lain seperti kementerian pariwisata, dinas parowisata  kabupaten belitung, universitas, dan geopark.

"Kini, desa wisata ini dapat menyediakan paket agrowisata aik rusa berehun, paket kuliner tradisional, paket tubing, paket melukis caping, agrowisata, hingga fasilitas homestay," ujarnya.

Menurutnya, desa ini dikelola dengan mengintegrasikan enam komunitas desa, terdiri atas empat komunitas pengelola destinasi dan dua komunitas pemberdayaan pengrajin. Untuk komunitas ibu-ibu banyak terlibat dalam kegiatan kerajinan dan kuliner.

Ia menambahkan, dulunya Desa Terong ini merupakan tambang timah yang tidak tergarap lagi melihat potensinya yang besar, ternyata masyarakat menyambut baik dan ikut terlibat untuk kegiatan perekonomian di desa ini.

Dengan pengembangan desa tersebut masyarakat bisa lebih diberdayakan dan ikut andil menambah pendapatan mereka dari sebelumnya yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan.

"Pada akhirnya bisa menambah pendapatan masyarakat. Terutama para pemuda maupun ibu rumah tangga," imbuhnya.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyampaikan penghargaan ini adalah ajang bagi pelaku usaha untuk mendorong terwujudnya inovasi.

"Di kompetisi ini, diharapkan peserta dapat mengeluarkan inovasi-inovasi terbaiknya dan berkontribusi dalam kemajuan bangsa dan negara, sehingga SDGs pada 2030 dapat terwujud," jelasnya.

Sementara itu, ketua dewan pertimbangan presiden RI Emil Salim mengungkapkan studi menunjukkan bahwa Bangka Belitung merupakan salah satu provinsi yang akan dapat mencapai SDGs pada 2030 mendatang.

"Studi menunjukkan beberapa provinsi akan dapat mencapi tujuan SDGs pada 2030 antara lain kepulauan Bangka Belitung, Riau, Yogyakarta, dan Kalimantan Timur," terangnya.

Dalam ajang ini, PLN secara korporat memborong sembilan penghargaan sekaligus terdiri atas satu buah penghargaan silver, lima buah gold, 3 buah platinum dan grand silver. (OL-2)

BERITA TERKAIT