09 September 2019, 08:00 WIB

Dari Pojok Buku Membuka Jendela Dunia


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/PIUS ERLANGGA
 MI/PIUS ERLANGGA
Penumpang MRT mengisi waktu perjalanan dengan membaca buku yang tersedia di pojok buku Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta.

MATA Indah, 10, berbinar saat melihat ada pemandangan baru di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta. Di salah satu sudut aula stasiun terdapat dua rak berisi jejeran berbagai jenis buku, dari buku cerita rakyat, komik cerita asli Indonesia, hingga majalah dan buku-buku inspiratif.

Siswi kelas 5 SD itu lalu berlari meninggalkan ayah dan adiknya menuju rak buku tersebut dan langsung mengambil salah satu buku dongeng.

"Sekarang ada buku. Jadi nggak iseng kalau nunggu kereta datang," kata Indah saat ditemui di Stasiun Lebak Bulus, kemarin.

Suryono, ayah Indah, mengatakan ia memang kerap kali mengajak dua putrinya berjalan-jalan di hari Minggu menggunakan MRT. "Saya senang ada pojok buku. Dia bisa fokus, anteng. Pas kereta datang, baru kita naik," kata Suryono.

Lalu, 21, mahasiswa asal Bima yang sedang berkuliah di Jakarta, juga senang. "Orang jadi nggak bengong, tapi nanti sepertinya pengeras suaranya harus dikeraskan, takutnya orang fokus baca lalu nggak dengar pengumuman kereta datang," ungkapnya.

Pojok buku atau book corner itu diresmikan kemarin oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Stasiun MRT Lebak Bulus dan Stasiun MRT Bundaran HI bertepatan dengan Hari Aksara Internasional.

"Tujuan kita ialah membangun gerakan baca buku. Kita menyadari pentingnya literasi bagi sebuah masyarakat. Apalagi di kota seperti Jakarta, yakni kita jadi bagian dari kota global. Untuk bisa maju, warganya harus memiliki tingkat literasi tinggi. Salah satunya dengan kegemaran membaca," kata Anies.

Setibanya di Stasiun Bundaran HI pukul 08.30 WIB dengan menggunakan MRT dari Lebak Bulus, Anies langsung menuju sudut baca buku di stasiun dan memberikan sumbangan buku dengan didampingi Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar.

Menurut Anies, buku yang disediakan ialah yang dapat dibaca singkat. "Misalnya kisah-kisah pendek. Jadi, di perjalanan MRT selama 30 menit, mereka bisa membaca," ujarnya.

Anies lalu kembali ke kediamannya di Cilandak menggunakan MRT. Di dalam kereta selama menuju Lebak Bulus, Anies membaca buku berjudul Kisah-Kisah Inspiratif.

Nantinya pojok buku akan hadir di seluruh stasiun MRT Jakarta. Pengelola MRT Jakarta akan menampung seluruh buku yang didonasikan serta disortir oleh komunitas gerakan membaca.

William menambahkan, masyarakat yang memiliki buku berlebih dan sudah tidak membacanya lagi dapat mendonasikan buku dengan memasukkannya ke kotak donasi buku yang tersedia di stasiun. Ia berharap dengan banyaknya ruang buku di ruang publik dapat meningkatkan minat baca masyarakat. (Putri Anisa Yuliani/X-11)

BERITA TERKAIT