08 September 2019, 20:16 WIB

PBSI Khawatir Pasokan Atlet Berkualitas Tersendat


Despian Nurhidayat | Olahraga

Antara/ Akbar Nugroho Gumay
 Antara/ Akbar Nugroho Gumay
Achmad Budiharto

BERBAGAI pihak menyayangkan rencana PB Djarum menghentikan beasiswa bulu tangkis kepada anak-anak Indonesia pada 2020.

Sekjen Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Achmad Budiharto mengatakan, program beasiswa yang dilakukan oleh Djarum Foundation membawa angin positif bagi perkembangan olahraga Indonesia khususnya cabang olahraga bulu tangkis.

"Kami sangat menyayangkan, kalau sampai sesuatu yang terbukti baik untuk perkembangan olahraga di Indonesia harus sampai terhenti seperti itu. Karena sebenarnya PBSI kan tidak punya kemampuan untuk mengadakan pembinaan dari usia dini. Karena yang kita dapatkan dari PBSI ialah produk yang sudah 3/4 jadi," ungkapnya kepada Media Indonesia, Minggu (8/9).

Baca juga: Ketua KOI akan Panggil PB Djarum dan KPAI

 

Budi menambahkan, seyogianya pembinaan bulu tangkis itu dimulai dari usia dini. Jarak usia pembinaan biasanya dimulai dari umur 6 sampai 7 tahun. Bagi calon atlet yang telah menempuh pembinaan dari usia dini, berpotensi masuk ke jajaran pemusatan latihan nasional (pelatnas).

"Untuk yang masuk Pelatnas itu kan antara umur 17 tahun ke atas. Setelah mereka menjadi juara nasional, ranking nasional baru mereka bisa masuk Pelatnas. Artinya, kalau stok awalnya berkurang, kita juga akan kesulitan," lanjut Budi.

Budi juga menyebut sederet atlat yang pernah dipasok PD Djarum, antara lain, Kevin Sanjaya Sukamuldjo, Muhammad Ahsan, dan masih banyak lainnya.

"Sementara ini kan kita tahu bahwa PB Djarum ini kan termasuk penyuplai paling dominan untuk PBSI. Kalau kita bicara soal ganda putra, kita bisa lihat Kevin, Ahsan, Berry, Akbar, cukup banyak para pemain baru lainnya. Di juara Asia kemarin juga ada Daniel dan Leo, apalagi Leo ini kan merangkap juara dunia bersama Indah. Semuanya produk Audisi Djarum ini," imbuhnya.

Budi juga berharap bahwa pihak-pihak yang mempermasalahkan keberadaan PB Djarum mempertimbangkan lebih lanjut mengenai pasokan atlet-atlet bulu tangkis.

"Jadi mudah-mudahan ini menjadi bahan pertimbangan bagi mereka-mereka yang mempermasalahkan keberadaan PB Djarum yah," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT