08 September 2019, 18:45 WIB

Ganjil Genap Berlaku Besok, Trans-Jakarta Tambah Armada


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

  ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
  ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan memberlakukan perluasan kawasan ganjil-genap di 25 ruas jalan pada hari Senin, 9 September 2019

GUNA mengantisipasi lonjakan penumpang sebagai dampak pembatasan lalu lintas kendaraan pribadi dengan pelat ganjil genap yang berlaku mulai besok, PT Trans-Jakarta akan menambah sebanyak 48 unit bus. Seluruh bus akan beroperasi di rute-rute yang bersinggungan dengan ruas-ruas jalan yang diterapkan ganjil genap.

"Kami sudah menyiapkan total 48 unit yaitu 21 unit bus dalam koridor, 23 bus untuk rute non-koridor, dan 4 unit tambahan Mikrotrans di setiap segmen wilayah yang terimbas ganjil genap," kata Direktur Bidang Operasional PT Trans-Jakarta, Prasetia Budi, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (8/9).

Baca juga: MRT Jakarta akan Sediakan Book Corner di Semua Stasiun

Selain itu, salah satu langkah yang diambil Trans-Jakarta adalah dengan memperluas halte-halte yang memiliki kapasitas kecil agar dapat menampung peningkatan pelanggan di halte. "Seperti halte Velodrome, Halte Tosari, dan lain-lain," jelasnya.

Budi juga mengungkapkan, langkah yang diambil Trans-Jakarta ini adalah dalam rangka mendukung kebijakan tersebut serta menarik perhatian warga untuk naik transportasi terbesar di ibu kota ini.

Berdasarkan hasil evaluasi uji coba perluasan ganjil genap selama 20 hari sejak 12 Agustus hingga 6 September, sambung Budi, terdapat kenaikan jumlah penumpang Trans-Jakarta.

"Hampir di seluruh rute Trans-Jakarta yang dilalui rute ganjil genap mengalami kenaikan 3,95%," ucapnya.

Kenaikan tertinggi menurut Budi terjadi pada rute GR1 (Bundaran Senayan-Harmoni) dengan kenaikan jumlah pelanggan sebanyak 8,2%.

Pada masa uji coba perluasan ganjil genap, pihaknya sudah mensosialisasikan rute-rute bus Trans-Jakarta, baik mikrotrans, rute non-koridor, hingga rute koridor yang dapat digunakan penumpang yang beralih dari kendaraan pribadi untuk mencapai lokasi tujuannya.

"Kami akan memberikan informasi rute serta 'Park and Ride' terdekat dengan layanan Trans-Jakarta yang melayani di area perluasan ganjil genap melalui medsos dan lain-lain," katanya.

Baca juga: Buntu Soal Penandaan, Taksi Daring Masih Kena Ganjil Genap

Diharapkan, dengan langkah yang diambil Trans-Jakarta dengan perluasan kebijakan ganjil genap ini, warga dapat beralih ke transportasi publik.

"Mudah-mudahan kebijakan ini dapat membawa masyarakat untuk mau naik transportasi publik," imbuhnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT