08 September 2019, 13:55 WIB

Antisipasi Topan Faxai, Tokyo Batalkan Penerbangan dan Kereta


Antara | Internasional

AFP/Behrouz MEHRI
 AFP/Behrouz MEHRI
Ilustrasi--kereta Shinkansen di Jepang. Otoritas kereta Jepang membatalkan perjalanan Shinkansen dari Tokyo ke Osaka karena Badai Faxai.

JEPANG bersiap menghadapi Topan Faxai yang akan membawa angin dengan potensi menghancurkan serta memiliki kecepatan 216 kilometer per jam, dengan membatalkan layanan kereta dan penerbangan di Kota Tokyo, Minggu (8/9).    

Hujan lebat juga diperkirakan mengguyur wilayah tersebut pada malam hari, kata Badan Meteorologi Jepang.    

Faxai, nama perempuan dalam Bahasa Laos, dapat membawa hujan sebanyak 300 mililiter air dalam 24 jam ke depan, kata badan itu.    

"Angin dan hujan dapat meningkat secara tiba-tiba dan mengakibatkan topan kuat di laut. Ada juga risiko angin dengan kecepatan terkuat di ibu kota Jepang serta wilayah lain," kata lembaga itu di jejaringnya.

Lembaga penyiaran nasional Jepang, NHK, memperingatkan angin sangat-kencang dapat membuat rontok kabel listrik dan merusak rumah, sementara hujan lebat dapat menyulut banjir dan tanah longsor.    

Baca juga: Mantan Permaisuri Jepang Jalani Operasi Kanker Payudara

Secara terpisah, perusahaan Kereta Sentral Jepang mengatakan akan membatalkan atau membekukan sebanyak 50 layanan kereta peluru antara Tokyo dan Osaka dari pukul 09.00 GMT (16.00 WIB).

Perusahaan layanan transportasi itu juga memperingatkan mengenai kemungkinan penundaan tambahan serta perubahan tujuan akibat topan.   

Japan Airlines menyatakan telah membatalkan sebanyak 20 penerbangan ke dan dari dua bandara Tokyo pada Minggu (8/9).

Maskapai tersebut memperingatkan lebih banyak penundaan dan pembatalan kemungkinan akan dilakukan.   

ANA Holdings mengatakan telah membatalkan semua penerbangan pada Minggu (8/9) ke Hachijojima, pulau kecil yang berada sekitar 300 kilometer di sebelah selatan Tokyo.

Perusahaan itu menambahkan bahwa sebagian penerbangan ke dan dari Tokyo mungkin ditunda atau dibatalkan pada Minggu (8/9) dan Senin (9/9). (OL-2) 

BERITA TERKAIT