07 September 2019, 18:20 WIB

Jelang Hadapi Thailand, PSSI Tingkatkan Keamanan


Despian Nurhidayat | Sepak Bola

ANTARA FOTO/Indrianto Eko
 ANTARA FOTO/Indrianto Eko
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria (kiri) bersama pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri (kanan) memberikan keterangan pada konferensi pers 

INDONESIA harus bersiap kembali menjamu tim dari negara Asia lainnya yakni Thailand dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Selasa (10/9) malam. Belajar dari pengalaman pascapertandingan menghadapi Malaysia, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan meningkatkan keamanan.

Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha mengatakan pihaknya tengah bersiap mencegah terjadinya insiden seperti ketika menghadapi negeri jiran. Bahkan, PSSI akan menyimulasikan penggunaan gun smoke untuk pertandingan yang akan kembali diadakan di Gelora Bung Karno Jakarta.

"Ya pastinya ada beberapa hal yang harus kita simulasikan kembali bersama seperti halnya penggunaan gun smoke. Kami juga harus mengevaluasi kebocoran-kebocoran terjadinya dimana, karena pengamanan sudah cukup ketat dan sistem online pun telah dijalankan satu persatu. Kami akan melihat database para penonton yang hadir dan akan kami tindak lanjuti disana," ungkapnya kepada Media Indonesia saat menghadiri acara pertemuan Menteri Pemuda dan Olahraga, di Hotel Fairmount Senayan, Jakarta, Jumat (6/9).

Selain itu, Ratu Tisha juga mengatakan kekalahan melawan Malaysia tentu akan menjadi bahan evaluasi untuk PSSI. Namun, bukan berarti pelatih Simon McMenemy tidak memiliki kapasitas untuk menangani tim nasional Indonesia. Dia pun menambahkan perjalanan untuk Indonesia di ajang kualifikasi ini masih panjang.

"Gagal sekali bukan berarti kita kalah itu yang harus kita tanamkan bersama. Pertandingan ini bukan sekali bertanding terus kita tersingkir, ini merupakan pertandingan pertama dan kita punya kesempatan kedua, ketiga, keempat untuk bisa memperbaiki. Jadi evaluasi apapun itu harus kita tunjukkan untuk bisa menghadapi Thailand lebih baik lagi," lanjutnya.

Baca juga: Kemenpora Tegur PSSI Soal Tribun Penonton Malaysia

Sementara itu, Sekjen Menpora Gatot S Dewa Broto juga mengomentari perihal insiden menghadapi Malaysia. Dia mengatakan meskipun saat ini sanksi dari FIFA belum dijatuhkan, Indonesia harus waspada karena bisa saja saksi akan jatuh pada saat pertandingan menghadapi Thailand.

"Masyarakat Indonesia jangan kaget, buruk-buruknya dalam pertandingan menghadapi Thailand nanti sanksi sudah jatuh. Jadi jangan kaget dan hal ini akan menjadi pelajaran untuk kita semua," pungkas Gatot.(OL-5)

BERITA TERKAIT