07 September 2019, 14:55 WIB

Modal Kuat Andreescu Hadapi Williams


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

AFP/CLIVE BRUNSKILL
 AFP/CLIVE BRUNSKILL
Petenis Kanada, Bianca Andreescu, meluapkan kegembiraannya setelah berhasil merebut tiket masuk partai puncak Amerika Serikat Terbuka 2019

APA yang diharapkan Bianca Andreescu akhirnya kembali dia peroleh di babak final Amerika Serikat (AS) Terbuka 2019. Cita-cita Andreescu untuk bisa berhadapan dengan bintang tenis AS Serena Williams tercapai karena dia bisa menembus partai puncak turnamen tersebut setelah mengempaskan petenis Swiss Belinda Bencic, 7-6 (7/3), 7-5 dalam laga semifinal yang berlangsung Kamis (5/9).

Williams, juga berhasil memasuki final AS Terbuka untuk kesepuluh kalinya setelah di babak empat besar menang mudah dari petenis Ukraina Elina Svitolina 6-3 dan 6-1.

"Saya benar-benar ingin melawannya (Williams). Saya ingat pernah berkata ke tim bahwa saya ingin melawannya sebelum dia pensiun. Saya terus menanti saat itu. Williams merupakan juara yang luar biasa di dalam dan luar lapangan. Pasti menyenangkan bertemu dia," kata Andreescu yang berasal dari Kanada.

Pertemuan hari ini bagi Andreescu dan Williams ialah yang kedua kalinya setelah Kanada Terbuka 2019. Berjumpa di final, Williams menyerah 1-3 di set pertama karena cedera. Dari laga tersebut, Andreescu seharusnya sudah paham mengenai gaya permainan Williams.

Selain itu, Andreescu bisa mengambil keuntungan dari Williams yang bulan ini akan berusia 38 tahun. Dia pasti akan lebih fit di lapangan karena usianya lebih muda 19 tahun dari tuan rumah. Andreescu juga memiliki banyak modal untuk menghadapi Williams karena pernah menaklukkan banyak petenis top dunia dan beberapa di antaranya pernah menyandang predikat nomor satu dunia.

Awal tahun ini, kakak kandung Williams, yakni Venus Williams, kalah dari Andreescu ketika bertemu di Auckland Terbuka. Kemenangan itu dia dapat setelah mengusir petenis Denmark Caroline Wozniacki dari turnamen yang sama. Di Indian Wells, Andreescu yang kini merupakan petenis rangking ke-15 dunia, menyingkirkan Elina Svitolina dan Angelique Kerber. Masuk ke Miami Terbuka, Andreescu kembali menang dari Kerber.

"Semoga saya bisa bisa meneruskan tren positif hingga di final (AS Terbuka) dan bermain lebih baik dari semifinal," kata Andreescu.

Tidak terlalu berharap

Setelah mencetak kemenangan ke-101 di dalam empat grand slam berkat menumbangkan Svitolina, Williams bisa mencetak rekor baru jika bisa mengalahkan Andreescu. Dengan menjuarai AS Terbuka, dia akan memiliki 24 gelar grand slam dan menyamai prestasi legenda tenis Australia Margaret Court. Selain itu, Williams juga dapat menjadi petenis putri pertama di era terbuka yang paling banyak mengumpulkan trofi kemenangan dari turnamen itu.

Namun, Williams rupanya tidak terlalu bersemangat untuk bisa menciptakan rekor baru. "Bisa masuk final lain, jujur rasanya benar-benar senang. Tapi, saya tidak terlalu berharap banyak," kata Williams. "Saya punya banyak kesempatan untuk melampaui rekor Court. Tapi, sekarang untuk bisa benar-benar mewujudkannya sangat seru karena ada banyak pemain hebat," sambung Williams yang terakhir kali menjuarai grand slam pada 2017 di Australia Terbuka. (AFP/WTA/R-3)

BERITA TERKAIT