07 September 2019, 14:45 WIB

Pesan Persatuan dari Kolaborasi UNS dan Uncen


Theofilus Ifan Sucipto | Humaniora

Dok IKA UNS
 Dok IKA UNS
Alumni UNS yang juga Rektor Uncen Apolo Safanpo (kedua kiri) di antara pengurus IKA UNS di Jakarta, Sabtu (7/9).

ALUMNI Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah, menggandeng Rektor Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura, Papua, Apolo Sapanfo dalam Gowes 3.0. Bukan hanya karena Apolo merupakan alumni UNS, melainkan ada pesan yang ingin disampaikan dalam ajakan tersebut.

"Beliau kami undang khusus untuk menunjukkan Papua bagian integral dari Indonesia," kata Wakil Ketua Ikatan Alumni (IKA) UNS Zudan Arif Fakrulloh di Lapangan Panahan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu, (7/9).

Menurut dia, Apolo adalah putra terbaik Papua. Apolo ialah lulusan Teknik Sipil UNS yang sejak 2017 dipercaya menjadi Rektor Uncen.

Rektor UNS Jamal Wiwoho juga mengapresiasi kehadiran Apolo. Dia senang Apolo bisa bergabung dalam Gowes 3.0. Jamal sepakat dengan Zudan bila UNS ingin menyampaikan pesan persatuan.

"UNS dan Uncen bagian dari NKRI yang tidak terpisahkan dengan kita," ujar Jamal.

Sementara itu, Apolo senang diajak berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dia menyebut kehadirannya untuk mempererat persaudaraan.

"Saya datang bersama rekan alumni lain menjalin tali silaturahim dan kebersamaan," kata Apolo.

Alumni Faklutas Teknik UNS angkatan 1993 itu menyambut baik gagasan bersepeda. Menurut Apolo, kegiatan ini menjadi simbol bebas polusi serta lingkungan yang sehat.

Gowes 3.0 adalah acara bersepeda IKA UNS yang diikuti 1.200 orang. Acara tersebut sudah ketiga kalinya dilaksanakan.

Dalam Gowes kali ini, peserta mengayuh sepedanya sejauh 14 kilometer. Rutenya dimulai dari Lapangan Panahan menuju Gedung TVRI, Hotel Mulia, Gedung Century, Bundaran Hotel Indonesia (HI), kemudian kembali ke Lapangan Panahan. (Medcom.id/X-12)

BERITA TERKAIT