07 September 2019, 13:33 WIB

Sempurnakan Jalan Lingkar Samosir Dukung Pariwisata Danau Toba


Andhika Prasetyo | Nusantara

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) terus berupaya menyempurnakan pembangunan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba di Sumatra Utara.

Dalam tiga tahun terakhir sejak 2016-2019, Kementerian PU-Pera melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional II Medan telah mengerjakan preservasi dan perbaikan Jalan Lingkar Samosir sepanjang 145,9 kilometer.

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mempermudah akses dari dan menuju Samosir yang berada di tengah Danau Toba.

Pengerjaan Lingkar Samosir terbagi ke dalam dua paket yakni Paket I meliputi Tele-Pangururan-Onan Runggu sepanjang 77 km.

Kemudian Paket II meliputi Pangururan-Ambarita-Onan Runggu sepanjang 76,9 km.

Kedua paket tersebut memakan biaya investasi sebesar Rp528 miliar yang masuk ke dalam kontrak tahun jamak.

Satker Pelaksanaan Jalan Nasional II Wilayah Sumatra Utara Rikwanto Marbun mengatakan proyek tersebut akan segera rampung pada akhir tahun ini.

"Selama ini kendala pasti ada, terutama dalam pembebasan lahan. Tapi itu bisa ditangani dengan baik," ujar Marbun kepada Media Indonesia, Sabtu (7/9).

Setelah kondisi jalan seluruhnya mantap, ke depan, pemerintah akan melebarkan jembatan-jembatan di Lingkar Samosir. BBPJN II mencatat terdapat 88 jembatan dan 27 di antara mereka masih memiliki lebar yang belum mumpuni.

"Itu yang akan kita lebarkan sehingga mobil-mobil tidak perlu antre untuk menyeberang," tutur Marbun.

Pengerjaan pelebaran jembatan akan mulai dilakukan tahun depan dan masih dalam proses penganggaran.

Diharapkan, dengan akses jalan dan jembatan yang semakin mantap, industri pariwisata Danau Toba menjadi lebih berkembang dan bisa menjadi sumber devisa utama bagi Indonesia. (OL-09)

 

BERITA TERKAIT