05 September 2019, 15:00 WIB

Bencic Bertekad Akhiri Puasa Gelar Putri Swiss


Basuki Eka Purnama | Olahraga

AFP/Mike Stobe/Getty Images
 AFP/Mike Stobe/Getty Images
Belinca Bencic

PETENIS putri Swiss tidak pernah menjadi juara Grand Slam sejak Martina Hingis menjadi juara Australia Terbuka pada 1999. Kini, Belinda Bencic bertekad mengakhiri puasa gelar yang telah berlangsung selama dua dekade itu.

Selain itu, setelah Roger Federer dan Stan Wawrinka tersingkir di babak perempat final, Bencic menjadi satu-satunya harapan Swiss meraih gelar di Amerika Serikat (AS) Terbuka.

"Ini bukan hal bagus. Saya tidak senang dengan ini. Saya terkejut dengan kekalahan mereka berdua," ujar Bencic.

"Akan lebih menyenangkan jika kedua berhasil mencapai semifinal. Namun, saya senang bisa mewakili mereka dan berharap tidak mengecewakan," imbuhnya.

Baca juga: Bencic Melaju ke Semifinal AS Terbuka

AS Terbuka kali ini merupakan turnamen Grand Slam ke-83 sejak Hingis meraih gelar Grand Slam kelima dan terakhirnya.

Di semifinal AS Terbuka, Bencic akan berhadapan dengan remaja Kanada unggulan 15 Bianca Andreescu.

Ini juga merupakan kali pertama Andresscu mencapai semifinal Grand Slam. Andreescu berusaha menjadi petenis Kanada yang menjadi juara Grand Slam. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT